Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Selasa, 16 Juni 2026 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan Presiden Jerman dan istri menunjukkan ketertarikan besar terhadap harmoni yang terbangun antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.
Baca juga: Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
"Setelah dari Istana tadi langsung berkunjung ke Istiqlal, kemudian menelusuri Terowongan Silaturahmi hingga masuk ke Katedral. Mereka sangat terharu melihat sebuah kota yang sangat ideal, ada dua rumah ibadah yang sangat bersahabat yang ditandai dengan adanya terowongan yang menghubungkan keduanya," ujar Menag dalam keterangannya, dikutip Selasa (16/6/2026).
Menurut Menag, pengalaman melintasi terowongan tersebut memberikan kesan mendalam bagi Presiden Jerman beserta Istri. Karena dari satu sisi terdengar suara bedug dari Istiqlal, sementara semakin mendekati Katedral terdengar suara lonceng gereja.
"Di tengah-tengah (terowongan) ada kombinasi suara lonceng dan suara bedug. Ditambah ornamen-ornamen silaturahmi yang sangat indah. Itu yang membuat mereka sangat terkesan," ujar Menag.
Menag menilai kawasan Istiqlal-Katedral merupakan representasi nyata kehidupan keberagaman Indonesia yang sulit ditemukan di banyak negara lain. Karena itu, kawasan tersebut kerap menjadi destinasi yang diperkenalkan kepada para kepala negara dan tamu penting yang berkunjung ke Indonesia.
Baca juga: Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
"Setelah dari Istana tadi langsung berkunjung ke Istiqlal, kemudian menelusuri Terowongan Silaturahmi hingga masuk ke Katedral. Mereka sangat terharu melihat sebuah kota yang sangat ideal, ada dua rumah ibadah yang sangat bersahabat yang ditandai dengan adanya terowongan yang menghubungkan keduanya," ujar Menag dalam keterangannya, dikutip Selasa (16/6/2026).
Menurut Menag, pengalaman melintasi terowongan tersebut memberikan kesan mendalam bagi Presiden Jerman beserta Istri. Karena dari satu sisi terdengar suara bedug dari Istiqlal, sementara semakin mendekati Katedral terdengar suara lonceng gereja.
"Di tengah-tengah (terowongan) ada kombinasi suara lonceng dan suara bedug. Ditambah ornamen-ornamen silaturahmi yang sangat indah. Itu yang membuat mereka sangat terkesan," ujar Menag.
Menag menilai kawasan Istiqlal-Katedral merupakan representasi nyata kehidupan keberagaman Indonesia yang sulit ditemukan di banyak negara lain. Karena itu, kawasan tersebut kerap menjadi destinasi yang diperkenalkan kepada para kepala negara dan tamu penting yang berkunjung ke Indonesia.
Lihat Juga :