Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Jum'at, 12 Juni 2026 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Kenyamanan yang dirasakan pengguna produk tembakau alternatif ini juga didukung kajian ilmiah. Berdasarkan riset Universitas Chang'an, Tiongkok, bertajuk Characteristics of second-hand exposure to aerosols from e-cigarettes yang diterbitkan tahun 2024, ditemukan bahwa kandungan zat berbahaya dari uap vape (aerosol) lebih rendah dibanding asap rokok.
Walaupun tetap ada partikel yang dilepaskan ke udara, studi ini menunjukkan bahwa udara di sekitar pengguna memiliki tingkat polutan yang lebih rendah dibandingkan dengan paparan asap hasil pembakaran tembakau.
Pengalaman nyata mengenai perubahan setelah beralih dari kebiasaan merokok juga disampaikan Rifqi, pengguna vape. Dalam kesehariannya, dia merasakan perubahan fisik yang cukup signifikan setelah menggunakan tembakau alternatif.
Menurut dia, dukungan lingkungan sekitar menjadi salah satu hal penting dalam proses beralih ke produk tembakau alternatif. “Peran orang terdekat dalam mendukung sangat penting, tapi yang lebih penting adalah lingkungan keseharian kita dalam bersosialisasi karena tanpa dukungan mereka mustahil rasanya bisa beralih tanpa tekad yang sangat besar,” katanya.
Hasil penelitian dari UK Health Security Agency yang menyebut profil risiko produk tembakau alternatif hingga 90 persen lebih rendah dibandingkan rokok menjadi salah satu referensi yang membantunya memahami pilihan yang digunakan.
Walaupun tetap ada partikel yang dilepaskan ke udara, studi ini menunjukkan bahwa udara di sekitar pengguna memiliki tingkat polutan yang lebih rendah dibandingkan dengan paparan asap hasil pembakaran tembakau.
Pengalaman nyata mengenai perubahan setelah beralih dari kebiasaan merokok juga disampaikan Rifqi, pengguna vape. Dalam kesehariannya, dia merasakan perubahan fisik yang cukup signifikan setelah menggunakan tembakau alternatif.
Menurut dia, dukungan lingkungan sekitar menjadi salah satu hal penting dalam proses beralih ke produk tembakau alternatif. “Peran orang terdekat dalam mendukung sangat penting, tapi yang lebih penting adalah lingkungan keseharian kita dalam bersosialisasi karena tanpa dukungan mereka mustahil rasanya bisa beralih tanpa tekad yang sangat besar,” katanya.
Hasil penelitian dari UK Health Security Agency yang menyebut profil risiko produk tembakau alternatif hingga 90 persen lebih rendah dibandingkan rokok menjadi salah satu referensi yang membantunya memahami pilihan yang digunakan.
(jon)
Lihat Juga :