ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:01 WIB
loading...
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI bersama Crest International menandatangani kesepakatan pengembangan standar, dan penguatan ekosistem keamanan siber. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI) bersama dengan Crest International menandatangani kesepakatan pengembangan standar, peningkatan kapasitas talenta, dan penguatan ekosistem keamanan siber di Indonesia. Penandatanganan kerja sama dilakukan di sela-sela UK–Indonesia Bilateral Meeting on Digital Economy and Cybersecurity yang berlangsung di London.

Ketua Umum ADIGSI Firlie Hanggodo Ganinduto mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses pengembangan kompetensi bagi talenta dan pelaku industri keamanan siber nasional.

"ADIGSI berkomitmen mendorong pertumbuhan industri keamanan siber Indonesia. Karena itu, kami memandang kolaborasi dengan Crest International sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi talenta nasional sekaligus memperluas akses menuju pasar global" kata Firlie, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Serangan kian Masif, Pembentukan UU Keamanan Siber Tak Bisa Lagi Ditunda

Menurut Firlie, nota kesepahaman tersebut akan ditindaklanjuti melalui sejumlah program kerja, antara lain penguatan standar industri, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, pengembangan jalur akreditasi, serta penguatan kapabilitas pelaku industri keamanan siber di Indonesia.

Firlie menambahkan kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme sektor keamanan siber nasional yang terus berkembang seiring percepatan transformasi digital.

CEO Crest International Nick Benson mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara dengan perkembangan ekonomi digital yang pesat di kawasan Asia Pasifik. Menurut Nick, hal tersebut turut meningkatkan kebutuhan terhadap penguatan kapasitas dan standar keamanan siber.

Lihat video: Kapolri Tindak 3.331 Kejahatan Siber dan 1.611 Kasus Judol Sepanjang 2024


"Kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen Crest untuk mendukung pengembangan standar, kompetensi, dan profesionalisme industri keamanan siber di Indonesia. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ekosistem digital yang semakin aman dan terpercaya," ujar Benson.

Selain dengan Crest International, ADIGSI juga menandatangani nota kesepahaman dengan TechUK dan ADS Group. TechUK merupakan asosiasi perdagangan teknologi di Inggris yang memiliki lebih dari 1.100 anggota, sedangkan ADS Group mewakili sektor kedirgantaraan, pertahanan, keamanan, dan antariksa di Inggris Raya.

Kedua kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan jejaring industri serta penjajakan peluang kolaborasi antara pelaku usaha dan organisasi teknologi di Indonesia dan Inggris.

Penandatanganan berbagai kerja sama tersebut disaksikan oleh Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah serta Director for Infrastructure and Technology, Department for Business and Trade United Kingdom Rodney Berkeley.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Refleksi Harkitnas 2026:...
Refleksi Harkitnas 2026: Berdaulat di Era Digital
Posisi Strategis Indonesia...
Posisi Strategis Indonesia Jadi Incaran Asing, Kesadaran Antispionase Perlu Diperkuat
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Zentara Perusahaan Keamanan...
Zentara Perusahaan Keamanan Siber di Indonesia Raih Sertifikasi Sistem Manajemen AI
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
Rekomendasi
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved