DPR: Penundaan Pilkada 2020 Juga Butuh Persiapan dan Berisiko

Senin, 21 September 2020 - 15:24 WIB
loading...
DPR: Penundaan Pilkada...
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penundaan pilkada juga memiliki risiko sehingga semuanya harus dipertimbangkan termasuk rencana pemerintah, DPR dan penyelenggara pemilu untuk memperketat protokol COVID-19 di setiap tahapan pilkada. Foto/dpr.g
A A A
JAKARTA - Sejumlah pihak banyak yang mendesak agar Pilkada Serentak 202 0 ditunda karena berpotensi menjadi klaster baru COVID-19 . Namun, DPR menegaskan bahwa penundaan pilkada juga memiliki risiko dan persiapan-persiapan sehingga semuanya harus dipertimbangkan termasuk rencana pemerintah, DPR dan penyelenggara pemilu untuk memperketat protokol COVID-19 di setiap tahapan pilkada.

“Sampai dengan saat ini kan tahapan pilkada masih agak panjang ya, kita coba lihat kemarin bahwa aturannya akan direvisi. Terutama pengetatan-pengetatan soal penyelenggaraan dan implementasi di lapangan kita akan coba lihat dulu apakah itu dalam bentuk Perppu (peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Pilkada) atau PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) bagaimana dalam waktu dekat ini implementasinya dilaksanakan di lapangan tentunya dengan protokol COVID-19 yang ketat itu adalah prioritas,” ujar Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2020). (Baca juga: Cegah Klaster COVID-19 di Pilkada 2020, Kapolri Terbitkan Maklumat)

Namun, Dasco melanjutkan, setelah aturannya direvisi namun implementasi dan pengawasan di lapangannya tidak bisa berjalan dengan baik penundaan Pilkada 2020 sebagaimana desakan sejumlah pihak patut dipertimbangkan. Tapi, itu baru bisa terlihat setelah aturannya sudah direvisi dan diimplementasikan.

“Sampai saat ini kan kita lihat revisinya sedang dilakukan kita akan lihat dalam waktu dekat ini implementasinya bagaimana di lapangan setelah revisi tersebut,” terangnya.

Menurut Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini, penundaan juga memiliki risiko tersendiri dan semuanya memang butuh persiapan yang matang, tidak sekadar menunda dan masalah selesai. Karena, penundaan juga memiliki konsekuensi berupa penunjukkan pelaksana tugas (Plt) kepala daerah di ratusan daerah.

“Penundaan pilkada ini bukan sekadar ditunda tapi kemudian mesti ada penunjukkan Plt dan sebagainya. Yang memang harus dikaji dan dipersiapkan dengan mendalam,” papar Dasco.

Karena itu, Koordinator Satgas Lawan COVID-19 DPR ini menegaskan bahwa harus dilihat hasil dan implementasi dari revisi ketentuan pilkada yang sedang dibahas. (Baca juga: Komisioner KPU Tegaskan Belum Ada Pembahasan Resmi Soal Penundaan Pilkada)

“Apabila nanti setelah revisi, implementasi di lapangan tidak memungkinkan malah kemudian menjadi klaster baru, ya hal penundaan patut dipertimbangkan, begitu,” tandasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Selain Pager dan Walkie...
Selain Pager dan Walkie Talkie, Israel juga Meledakkan iPhone?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved