BPDP Buka Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026
Rabu, 03 Juni 2026 - 10:47 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Politeknik CWE Nugroho Kristono menuturkan sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi faktor penting dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan sektor perkebunan. "Politeknik CWE bersama seluruh perguruan tinggi mitra BPDP berkomitmen mencetak SDM perkebunan yang berkualitas dan berdaya saing," katanya.
Keterlibatan 42 lembaga pendidikan dalam Program Beasiswa SDM Sawit menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan tersedianya talenta-talenta unggul yang mampu mendukung kemajuan dan keberlanjutan industri sawit Indonesia di masa depan.
Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian Iim Mucharam menambahkan pengembangan SDM merupakan salah satu fondasi utama keberlanjutan industri sawit nasional. "Kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang membutuhkan dukungan SDM berkualitas. Tantangan industri sawit ke depan semakin kompleks, sehingga regenerasi talenta perkebunan harus dipersiapkan sejak sekarang,” ucapnya.
Selain memperluas akses pendidikan, program ini diharapkan dapat memperkuat regenerasi SDM perkebunan, meningkatkan kompetensi lulusan, mendukung pembangunan ekonomi di daerah sentra perkebunan, serta menjaga daya saing dan keberlanjutan industri sawit Indonesia di tingkat global. Pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 dibuka pada 3 Juni 2026.
Dengan kuota sebanyak 5.000 penerima dan dukungan 42 lembaga pendidikan mitra, BPDP berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak generasi muda Indonesia dan memperkuat regenerasi SDM perkebunan yang unggul dan berdaya saing.
Keterlibatan 42 lembaga pendidikan dalam Program Beasiswa SDM Sawit menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan tersedianya talenta-talenta unggul yang mampu mendukung kemajuan dan keberlanjutan industri sawit Indonesia di masa depan.
Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian Iim Mucharam menambahkan pengembangan SDM merupakan salah satu fondasi utama keberlanjutan industri sawit nasional. "Kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang membutuhkan dukungan SDM berkualitas. Tantangan industri sawit ke depan semakin kompleks, sehingga regenerasi talenta perkebunan harus dipersiapkan sejak sekarang,” ucapnya.
Selain memperluas akses pendidikan, program ini diharapkan dapat memperkuat regenerasi SDM perkebunan, meningkatkan kompetensi lulusan, mendukung pembangunan ekonomi di daerah sentra perkebunan, serta menjaga daya saing dan keberlanjutan industri sawit Indonesia di tingkat global. Pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 dibuka pada 3 Juni 2026.
Dengan kuota sebanyak 5.000 penerima dan dukungan 42 lembaga pendidikan mitra, BPDP berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak generasi muda Indonesia dan memperkuat regenerasi SDM perkebunan yang unggul dan berdaya saing.
(jon)
Lihat Juga :