6 Kontroversi Kepala BGN Dadan Hindayana hingga Berujung Dicopot Prabowo
Rabu, 03 Juni 2026 - 09:07 WIB
loading...
A
A
A
Anggota Koalisi Kawal Pendidikan Jakarta Irwan Aldrin menilai Dadan tidak sensitif terhadap persoalan kualitas makanan dalam program MBG. "Itu pernyataan yang sangat luar biasa bodoh dan tidak bertanggung jawab,” katanya.
Hingga akhir masa pemberian kesempatan pada 20 Maret 2026, penyedia hanya sanggup menyelesaikan 85,01 persen atau 21.801 unit dari 25.644 unit yang dikontrakkan.
"Hampir seluruh kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan yang sudah lama beroperasi nanti akan jadi ASN PPPK per 1 Februari," kata Dadan. Sementara, pegawai inti SPPG yang baru bergabung akan menunggu giliran diangkat menjadi ASN.
5. Pengadaan Motor Operasional MBG
Keberadaan sejumlah sepeda motor berlogo BGN sempat viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat. Dadan mengatakan, pengadaan motor merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 yang ditujukan mendukung operasional program MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).Hingga akhir masa pemberian kesempatan pada 20 Maret 2026, penyedia hanya sanggup menyelesaikan 85,01 persen atau 21.801 unit dari 25.644 unit yang dikontrakkan.
6. Pegawai SPPG Jadi ASN
Kontroversial lainnya mengenai pengangkatan SPPG menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dadan menuturkan pegawai SPPG yang dapat diangkat menjadi ASN PPPK yakni kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan."Hampir seluruh kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan yang sudah lama beroperasi nanti akan jadi ASN PPPK per 1 Februari," kata Dadan. Sementara, pegawai inti SPPG yang baru bergabung akan menunggu giliran diangkat menjadi ASN.
(jon)
Lihat Juga :