Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas

Selasa, 02 Juni 2026 - 07:08 WIB
loading...
A A A
Ribuan bahkan jutaan ton nikel, bauksit, timah, tembaga, dan berbagai mineral kritis lainnya telah mengalir ke pusat-pusat industri global untuk mendukung pembangunan teknologi negara-negara adidaya. Ironisnya, bahan baku strategis yang berasal dari bumi Nusantara sering kali lebih banyak memperkuat kekuatan bangsa lain dibandingkan menjadi fondasi kebangkitan nasional Indonesia sendiri.

Padahal, seolah takdir sejarah telah menempatkan Indonesia pada posisi yang semestinya menjadi penyeimbang kekuatan dunia. Dalam kebijaksanaan para leluhur Nusantara, kekuasaan tidak dibangun untuk menaklukkan, melainkan untuk menciptakan harmoni. Kerajaan besar seperti Sriwijaya memahami bahwa penguasaan laut adalah kunci kemakmuran dan stabilitas kawasan.

Demikian pula Majapahit yang membangun kejayaannya melalui visi maritim, perdagangan, diplomasi, dan persatuan Nusantara. Filosofi ini sejalan dengan ajaran kepemimpinan Jawa kuno, hamemayu hayuning bawana, yaitu menjaga dan memperindah kehidupan dunia melalui keseimbangan, kebijaksanaan, dan kemakmuran bersama.

Dalam perspektif modern, gagasan tersebut memiliki relevansi yang semakin kuat. Ketika rivalitas global cenderung mendorong konflik, Indonesia justru memiliki peluang untuk menjadi kekuatan penyeimbang (balancing power) yang dihormati. Namun peran itu tidak akan lahir hanya karena letak geografis atau kekayaan alam. Peran tersebut harus dibangun melalui kekuatan nasional yang nyata, terutama kekuatan maritim yang tangguh, modern, dan berdaya gentar. Sebagaimana pemikiran Alfred Thayer Mahan, bangsa yang menguasai laut akan memiliki pengaruh terhadap arah sejarah.

Pada akhirnya, pilihan itu berada di tangan pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia. Apakah Indonesia akan menjadi objek dalam pertarungan kekuatan besar, atau menjadi subjek yang menentukan keseimbangan kawasan? Kebangkitan Indonesia tidak dapat dicapai hanya dengan kekayaan sumber daya, melainkan melalui persatuan nasional, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pembangunan kekuatan maritim yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Jika para pendiri bangsa mewariskan cita-cita Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan makmur, maka tugas generasi hari ini adalah mewujudkannya. Sebab bangsa yang besar bukanlah bangsa yang menunggu takdir, melainkan bangsa yang berani menciptakan takdirnya sendiri dan menjadi cahaya penyeimbang bagi dunia yang sedang kehilangan arah.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Rekomendasi
Penampakan Razman Nasution...
Penampakan Razman Nasution Pakai Peci dan Sarung saat Dijebloskan ke Lapas Cipinang
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Berita Terkini
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved