Aliyah Rizq Raih Pengakuan Asean dan Asia Records lewat Asia Mega Qurban 2026
Kamis, 28 Mei 2026 - 21:13 WIB
loading...
Aliyah Rizq Holdings Pte Ltd terus memperkuat perannya dalam mendorong pengembangan industri kurban dan peternakan modern melalui Asia Mega Qurban 2026. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Aliyah Rizq Holdings Pte Ltd terus memperkuat perannya dalam mendorong pengembangan industri kurban dan peternakan modern melalui Asia Mega Qurban 2026 yang digerakkan anak perusahaannya di Desaru, Aliyah Rizq Farm Sdn Bhd. Inisiatif lintas negara ini mengintegrasikan nilai ibadah, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi industri regional pada perayaan Hari Raya Iduladha tahun ini.
Program ini akan menjangkau sejumlah negara ASEAN, termasuk Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura, dengan fokus utama pada pengembangan sistem operasional yang modern, terstruktur, dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, program Live Ibadah Qurban diselenggarakan pada 27 Mei 2026 di Masjid Al-Syifa, Bandar Penawar, Johor, yang akan menampilkan koordinasi operasional secara langsung bersama berbagai pemangku kepentingan strategis.
Chief Executive Officer Aliyah Rizq Holdings Pte Ltd, Dato’ Seri Ashraf Bakar, menegaskan pelaksanaan program tahun ini tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian angka, melainkan berfokus pada pembangunan ekosistem qurban dan peternakan yang mandiri serta berkelanjutan di kawasan ASEAN.
Baca juga: Percayakan Pemotongan Hewan Kurban ke Dharma Jaya, PWNU DKI Jakarta: Lebih Higienis
“Diskusi awal dengan sejumlah pemilik peternakan di Malaysia menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Mereka melihat potensi besar dalam membangun rantai pasok yang lebih terstruktur bersama Aliyah Rizq, khususnya untuk mendukung pelaksanaan qurban berskala besar pada tahun mendatang,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).
Dato’ Seri Ashraf Bakar menambahkan sinergi tersebut tidak hanya akan meningkatkan kapasitas peternakan lokal, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi para peternak untuk menjadi bagian dari ekosistem regional yang semakin kompetitif.
Lihat video: Masjid Istiqlal Potong 78 Hewan Kurban, Ada Sapi Jumbo Prabowo-Gibran
Pada saat yang sama, Aliyah Rizq menerima pengakuan resmi dari ASEAN Records dan ASIA Records atas keberhasilannya menyelenggarakan pelaksanaan qurban lintas negara secara serentak dalam rentang waktu 24 jam dengan total kurban sebanyak 5.623 yang telah di pesan, proses dan tawarkan di 11 negara.
“Kedua penghargaan ini, diserahkan pada 27 Mei 2026, menjadi simbol transformasi sektor agro modern melalui pendekatan yang profesional, terintegrasi, dan terkoordinasi secara menyeluruh,” katanya.
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan lancar, Aliyah Rizq bekerja sama erat dengan berbagai instansi pemerintah di Johor, lembaga keagamaan, aparat penegak hukum, serta otoritas setempat yang mendukung aspek logistik, operasional, dan kesejahteraan hewan. Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh perwakilan industri, mitra strategis, insan media, serta tamu kehormatan dari dalam dan luar negeri.
Program ini akan menjangkau sejumlah negara ASEAN, termasuk Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura, dengan fokus utama pada pengembangan sistem operasional yang modern, terstruktur, dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, program Live Ibadah Qurban diselenggarakan pada 27 Mei 2026 di Masjid Al-Syifa, Bandar Penawar, Johor, yang akan menampilkan koordinasi operasional secara langsung bersama berbagai pemangku kepentingan strategis.
Chief Executive Officer Aliyah Rizq Holdings Pte Ltd, Dato’ Seri Ashraf Bakar, menegaskan pelaksanaan program tahun ini tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian angka, melainkan berfokus pada pembangunan ekosistem qurban dan peternakan yang mandiri serta berkelanjutan di kawasan ASEAN.
Baca juga: Percayakan Pemotongan Hewan Kurban ke Dharma Jaya, PWNU DKI Jakarta: Lebih Higienis
“Diskusi awal dengan sejumlah pemilik peternakan di Malaysia menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Mereka melihat potensi besar dalam membangun rantai pasok yang lebih terstruktur bersama Aliyah Rizq, khususnya untuk mendukung pelaksanaan qurban berskala besar pada tahun mendatang,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).
Dato’ Seri Ashraf Bakar menambahkan sinergi tersebut tidak hanya akan meningkatkan kapasitas peternakan lokal, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi para peternak untuk menjadi bagian dari ekosistem regional yang semakin kompetitif.
Lihat video: Masjid Istiqlal Potong 78 Hewan Kurban, Ada Sapi Jumbo Prabowo-Gibran
Pada saat yang sama, Aliyah Rizq menerima pengakuan resmi dari ASEAN Records dan ASIA Records atas keberhasilannya menyelenggarakan pelaksanaan qurban lintas negara secara serentak dalam rentang waktu 24 jam dengan total kurban sebanyak 5.623 yang telah di pesan, proses dan tawarkan di 11 negara.
“Kedua penghargaan ini, diserahkan pada 27 Mei 2026, menjadi simbol transformasi sektor agro modern melalui pendekatan yang profesional, terintegrasi, dan terkoordinasi secara menyeluruh,” katanya.
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan lancar, Aliyah Rizq bekerja sama erat dengan berbagai instansi pemerintah di Johor, lembaga keagamaan, aparat penegak hukum, serta otoritas setempat yang mendukung aspek logistik, operasional, dan kesejahteraan hewan. Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh perwakilan industri, mitra strategis, insan media, serta tamu kehormatan dari dalam dan luar negeri.
(cip)
Lihat Juga :