Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Kamis, 21 Mei 2026 - 22:49 WIB
loading...
A
A
A
Abdul Aziz mengungkapkan bahwa tantangan terbesar UMKM pesantren saat ini bukan lagi pada kualitas maupun kuantitas produk, melainkan pada kontinuitas produksi.
"Kualitas dan kuantitas sudah cukup baik, tetapi yang masih menjadi tantangan adalah kontinuitas. Buyer luar negeri tidak ingin transaksi hanya satu bulan, tetapi berkelanjutan dan konsisten," ujarnya.
Menurutnya, kontinuitas menjadi kunci penting dalam membangun kepercayaan pasar internasional terhadap produk pesantren.
"Kuncinya ada tiga, yaitu kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Saat ini kami sedang mencari pola terbaik agar produk pesantren mampu menjaga kesinambungan produksi," katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa aplikasi 'Santri Mendunia' ditargetkan mulai dapat digunakan satu minggu setelah kegiatan Rakernas berakhir dan nantinya bisa diakses masyarakat umum di seluruh Indonesia.
"Kualitas dan kuantitas sudah cukup baik, tetapi yang masih menjadi tantangan adalah kontinuitas. Buyer luar negeri tidak ingin transaksi hanya satu bulan, tetapi berkelanjutan dan konsisten," ujarnya.
Menurutnya, kontinuitas menjadi kunci penting dalam membangun kepercayaan pasar internasional terhadap produk pesantren.
"Kuncinya ada tiga, yaitu kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Saat ini kami sedang mencari pola terbaik agar produk pesantren mampu menjaga kesinambungan produksi," katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa aplikasi 'Santri Mendunia' ditargetkan mulai dapat digunakan satu minggu setelah kegiatan Rakernas berakhir dan nantinya bisa diakses masyarakat umum di seluruh Indonesia.
(abd)
Lihat Juga :