Mengenal System Shift, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia
Kamis, 21 Mei 2026 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Dengan lebih dari 200 publikasi internasional terindeks Scopus dan puluhan paten yang diakui secara nasional maupun global, Prof Raymond dikenal sebagai salah satu ilmuwan multidisipliner Indonesia dengan rekam jejak riset yang luas di bidang biomedis dan inovasi farmasi. Ia merupakan penerima SINTA Awards dari Kementerian Riset dan Teknologi pada 2018 dan 2020, anggota Sigma Xi, serta aktif dalam berbagai jejaring ilmiah internasional.
Sebagai Guru Besar Kehormatan Bioteknologi Farmasi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Prof. Raymond juga dikenal sebagai pelopor pengembangan OMAI di Indonesia melalui platform DLBS. Salah satu produk hasil riset tersebut, Stimuno, telah dipasarkan hingga ke sejumlah negara di Asia dan Afrika.
Menurut Prof. Raymond, System Shift bukan sekadar buku tentang krisis global, melainkan sebuah upaya membangun cara membaca realitas yang lebih dalam dan lebih struktural. Dunia, menurutnya, tidak terutama berubah karena satu peristiwa tunggal, melainkan karena sistem yang menopangnya terus bergerak, menyerap tekanan, dan perlahan mengubah keseimbangan internalnya sendiri. Baca juga: Geopolitik Memanas, Pemerintah Diminta Evaluasi Penempatan Pusat Data di Luar Negeri
Melalui System Shift, Prof. Raymond berharap pembaca dapat melihat bahwa tantangan dunia modern tidak dapat dipahami hanya melalui fragmen-fragmen peristiwa yang terpisah. Yang diperlukan adalah kemampuan membaca hubungan antarstruktur, mengenali pola tekanan yang tersembunyi, dan memahami bagaimana perubahan besar sebenarnya mulai terbentuk jauh sebelum terlihat di permukaan.
Buku System Shift: Reading the World as Structure in Motion saat ini sedang dipersiapkan versi bahasa Indonesia. Ini menyusul kesuksesan versi bahasa Inggris yang telah lebih dahulu diterbitkan.
Sebagai Guru Besar Kehormatan Bioteknologi Farmasi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Prof. Raymond juga dikenal sebagai pelopor pengembangan OMAI di Indonesia melalui platform DLBS. Salah satu produk hasil riset tersebut, Stimuno, telah dipasarkan hingga ke sejumlah negara di Asia dan Afrika.
Menurut Prof. Raymond, System Shift bukan sekadar buku tentang krisis global, melainkan sebuah upaya membangun cara membaca realitas yang lebih dalam dan lebih struktural. Dunia, menurutnya, tidak terutama berubah karena satu peristiwa tunggal, melainkan karena sistem yang menopangnya terus bergerak, menyerap tekanan, dan perlahan mengubah keseimbangan internalnya sendiri. Baca juga: Geopolitik Memanas, Pemerintah Diminta Evaluasi Penempatan Pusat Data di Luar Negeri
Melalui System Shift, Prof. Raymond berharap pembaca dapat melihat bahwa tantangan dunia modern tidak dapat dipahami hanya melalui fragmen-fragmen peristiwa yang terpisah. Yang diperlukan adalah kemampuan membaca hubungan antarstruktur, mengenali pola tekanan yang tersembunyi, dan memahami bagaimana perubahan besar sebenarnya mulai terbentuk jauh sebelum terlihat di permukaan.
Buku System Shift: Reading the World as Structure in Motion saat ini sedang dipersiapkan versi bahasa Indonesia. Ini menyusul kesuksesan versi bahasa Inggris yang telah lebih dahulu diterbitkan.
(poe)
Lihat Juga :