Percepat Serapan Anggaran Covid-19

Senin, 21 September 2020 - 07:17 WIB
loading...
Percepat Serapan Anggaran...
Melihat presentase penyaluaran anggaran yang belum rata-rata belum setengahnya dari pagu anggaran, mestinya ada upaya khusus untuk meningkatkannya. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
ENAM bulan setelah kasus pertama virus korona (Covid-19) diumumkan pada pekan pertama Maret lalu, jumlah kasus terinfeksi virus di Tanah Air belum juga mereda. Selain telah merenggut ribuan nyawa, tercatat sebanyak 244.676 orang dilaporkan terinfeksi Covid-19.

Data tersebut tentu sama sekali bukan hal yang menggembirakan mengingat pandemi Covid-19 belum diketahui kapan akan berakhir. Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah pun seakan belum terasa hasilnya. Angka korban jiwa mereka yang positif Covid-19 termasuk tenaga kesehatan, menunjukkan bahwa daya serang virus itu masih jauh dari kata ditaklukkan.

Tentu, kita berharap upaya-upaya mengusir virus seperti dengan menggenjot pengadaan vaksin segera berbuah hasil. Di sisi lain, di sektor ekonomi juga pemerintah melalui Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi terus dilakukan. Targetnya, agar sektor kesehatan terkendali, dan roda ekonomi juga tetap bergerak.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebenarnya telah menegaskan bahwa sektor kesehatan harus diutamakan dalam penanganan Covid-19. Menurut Kepala Negara ingin, apabila sektor kesehatan ini tertangani dengan baik, maka otomatis roda ekonomi akan kembali pulih.

Terkait penanangan sektor kesehatan ini, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto menyebutkan, pemerintah sedang menyiapkan aturan protokol mengenai pelaksanaan vaksinasi.

Namun persoalannya, vaksin yang diharapkan belum bisa dipastikan kapan akan segera teraliasi. Pasalnya, saat ini tahapan pengadaan vaksin baru sebatas uji coba. Hasilnya pun diperkirakan baru akan diketahui pada pertengahan bulan depan.

Hanya saja, Airlangga menegaskan bahwa tiga bulan ke depan hingga Desember 2020 menjadi fase kritis di mana semua pihak harus dapat menjaga jangan sampai terjadi lonjakan ekstrim sebelum vaksinasi tersebut dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Berita Terkini
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Harlah ke-28 PKB, Perempuan...
Harlah ke-28 PKB, Perempuan Bangsa Gelar 2 Agenda Akbar Perkuat Mesin Organisasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved