Momen Prabowo Mencari Kopi saat Pidato di Rapat Paripurna DPR
Rabu, 20 Mei 2026 - 12:27 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto meminum kopi di tengah pidatonya saat Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Foto/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mencuri perhatian di tengah pidatonya saat Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).Prabowo sempat celingukan mencari kopi di podium tempatnya berbicara.
Awalnya, Prabowo menyinggung kalau pemerintah ingin mendorong peran swasta yang lebih besar dalam perekonomian nasional. Namun, ia mengingatkan agar perusahaan besar berjalan dengan benar dan mampu bersaing secara global.
"Saudara sekalian, sebaliknya kita tidak boleh merasa bahwa negara akan berbuat semuanya. Kita ingin menumbuhkan peran swasta yang lebh besar, besar tapi bener, jangan besar tapi tak bener. Kita juga harus mengakui prestasi banyak perusahaan kita yang bisa bersaing di tingkat global," kata Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Janji Bangun 5.000 Desa Nelayan dalam 3 Tahun
Prabowo kemudian menyinggung sejumlah perusahaan Indonesia yang dinilai berhasil menembus pasar internasional, seperti Indofood melalui produk Indomie. Lalu Mayora yang berhasil lewat produk Kopi. Prabowo lalu berseloroh bahwa keberhasilan itu juga karena presidennya ikut mendorong budaya minum kopi.
"Bagaimanapun perusahaan seperti Indofood sudah dipasarkan ke seluruh dunia, kalau saya ke Eropa, banyak orang Eropa nyari Indomie, bahkan banyak negara Afrika menganggap itu produk merek,” ujarnya.
Prabowo menambahkan, "Juga perusahaan seperti Mayora berhasil memasarkan Kopiko di lebih dari 100 negara, karena mereka memiliki brand ambassador, presidennya juga mendorong minum kopi di mana-mana."
Setelah itu, Prabowo tampak celingukan mencari kopi di sekitar podium. Setelah menemukan kopi, Prabowo langsung meminta izin kepada pimpinan sidang untuk minum.
"Tapi saya paham, panitia penyelenggara DPR tau kalau….oh ada (nemu kopi yang telah disediakan di atas podium). Saya mohon izin, boleh saya minum Ibu Ketua (DPR)," ujar Prabowo sembari meminta izin kepada Ketua DPR RI Puan Maharani yang kemudian disambut tepuk tangan para anggota DPR yang hadir.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung sejumlah merek lokal lain seperti Es Teler 77. Ia bahkan sempat bercanda dengan kader Partai Gerindra untuk membuat saingan dari merek tersebut dengan angka 88.
"Ada juga itu Es Teler 77, kalau orang Gerindra nggak mau bikin saingannya Es Teler 88," kata Prabowo yang kembali disambut tawa anggota dewan.
Prabowo lalu meminta maaf kepada Puan atas candannya tersebut. Menurutnya, hal itu untuk membangkitkan semangat anggota dewan agar tidak ngantuk.
Sambil mengenakan kacamata, ia memantau apakah ada kader Gerindra yang tertidur saat sidang berlangsung. "Maaf Ibu Ketua, supaya nggak ngantuk majelis ini. Saya hanya berhak atas Gerindra ya, jadi saya cek ada Gerindra yang tidur nggak," ujar ketua umum Partai Gerindra tersebut.
Awalnya, Prabowo menyinggung kalau pemerintah ingin mendorong peran swasta yang lebih besar dalam perekonomian nasional. Namun, ia mengingatkan agar perusahaan besar berjalan dengan benar dan mampu bersaing secara global.
"Saudara sekalian, sebaliknya kita tidak boleh merasa bahwa negara akan berbuat semuanya. Kita ingin menumbuhkan peran swasta yang lebh besar, besar tapi bener, jangan besar tapi tak bener. Kita juga harus mengakui prestasi banyak perusahaan kita yang bisa bersaing di tingkat global," kata Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Janji Bangun 5.000 Desa Nelayan dalam 3 Tahun
Prabowo kemudian menyinggung sejumlah perusahaan Indonesia yang dinilai berhasil menembus pasar internasional, seperti Indofood melalui produk Indomie. Lalu Mayora yang berhasil lewat produk Kopi. Prabowo lalu berseloroh bahwa keberhasilan itu juga karena presidennya ikut mendorong budaya minum kopi.
"Bagaimanapun perusahaan seperti Indofood sudah dipasarkan ke seluruh dunia, kalau saya ke Eropa, banyak orang Eropa nyari Indomie, bahkan banyak negara Afrika menganggap itu produk merek,” ujarnya.
Prabowo menambahkan, "Juga perusahaan seperti Mayora berhasil memasarkan Kopiko di lebih dari 100 negara, karena mereka memiliki brand ambassador, presidennya juga mendorong minum kopi di mana-mana."
Setelah itu, Prabowo tampak celingukan mencari kopi di sekitar podium. Setelah menemukan kopi, Prabowo langsung meminta izin kepada pimpinan sidang untuk minum.
"Tapi saya paham, panitia penyelenggara DPR tau kalau….oh ada (nemu kopi yang telah disediakan di atas podium). Saya mohon izin, boleh saya minum Ibu Ketua (DPR)," ujar Prabowo sembari meminta izin kepada Ketua DPR RI Puan Maharani yang kemudian disambut tepuk tangan para anggota DPR yang hadir.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung sejumlah merek lokal lain seperti Es Teler 77. Ia bahkan sempat bercanda dengan kader Partai Gerindra untuk membuat saingan dari merek tersebut dengan angka 88.
"Ada juga itu Es Teler 77, kalau orang Gerindra nggak mau bikin saingannya Es Teler 88," kata Prabowo yang kembali disambut tawa anggota dewan.
Prabowo lalu meminta maaf kepada Puan atas candannya tersebut. Menurutnya, hal itu untuk membangkitkan semangat anggota dewan agar tidak ngantuk.
Sambil mengenakan kacamata, ia memantau apakah ada kader Gerindra yang tertidur saat sidang berlangsung. "Maaf Ibu Ketua, supaya nggak ngantuk majelis ini. Saya hanya berhak atas Gerindra ya, jadi saya cek ada Gerindra yang tidur nggak," ujar ketua umum Partai Gerindra tersebut.
(zik)
Lihat Juga :