Wakil Ketua Komisi XI Pertanyakan Alasan Gubernur BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Tetap Stabil

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:01 WIB
loading...
A A A
"Kalau kita lihat Pak, riwayatnya dari 2014 sampai 2025, Rupiah tidak pernah berada dalam situasi fundamental ekonomi Rupiah yang pas" ungkapnya

"Saya tidak tahu apakah memang BI sengaja menciptakan undervalue atau overvalued, atau tidak. karena kalau kita lihat datanya tidak pernah Pak (menyentuh fundamental ekonomi Rupiah yang pas), kecuali 2019 dan 2022." tuturnya

Lihat video: DPR Semprot Gubernur BI usai Rupiah Anjlok ke Rp17.600


Dolfie menekankan, BI justru baru bisa memastikan nilai tukar Rupiah dalam nilai funamental yang pas hanya ketika ekonomi tidak bergerak

"2022 ketika Covid, saat ekonomi tidak bergerak baru BI bisa memanage Rupiah sesuai dengan nilai fundamental ekonominya. Tapi ketika ekonomi bergerak, BI tidak bisa membuat nilai Rupiah sesuai dengan nilai fundamental ekonominya"

Dolfie juga mempertanyakan apa saja yang sudah dilakukan oleh BI untuk membuat nilai rupiah bisa ada di titik fundamentalnya. "Dari pembelajaran 2025 ketika nilai tukar Rupiah tidak sesuai dengan nilai fundamentalnya, apa saja yang sudah dilakukan BI? berapa biaya yang dibutuhkan agar Rupiah bisa berada di nilai fundamentalnya? dan kenapa hal tersebut tidak bisa terjadi? saya rasa itu yang perlu untuk dipaparkan saat ini," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Rekomendasi
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Infografis
Wakil Ketua DPR RI Azis...
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Ditangkap KPK di Rumah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved