KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Mantan Menhub
Rabu, 13 Mei 2026 - 21:47 WIB
loading...
A
A
A
KPK menduga aliran uang dari SDW melalui RB mengalir ke sejumlah pihak di Kemenhub. Dana tersebut diduga berkaitan dengan proyek pembangunan jalur kereta api.
"Dari Saudara RB ini diduga uang yang mengalir dari pihak SDW ini cross ke pihak-pihak di Kementerian Perhubungan yang membawahi DJKA terkait pelaksanaan proyek-proyek pembangunan jalur kereta di antaranya pembangunan jalur kereta di wilayah Jawa Timur," kata Budi.
Karena itu, pemeriksaan BBG untuk membuat terang dugaan penerimaan uang oleh pihak di Kemenhub. "Sehingga pemeriksaan saksi hari ini sekaligus untuk mengonfirmasi berkaitan dugaan penerimaan uang yang dilakukan pihak-pihak di Kementerian Perhubungan," ujarnya.
Saat ditanya apakah aliran dana dari Robby Kurniawan mengalir lebih lanjut ke mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, KPK menegaskan hal tersebut masih perlu pendalaman lebih lanjut.
"Nanti dari RB ini apakah ada mengalir kembali dari pemberian uang pihak-pihak di sisi pemberi ini. Nah, kita akan telusuri lagi apakah hanya berhenti di RB atau masih berlanjut," kata Budi.
"Dari Saudara RB ini diduga uang yang mengalir dari pihak SDW ini cross ke pihak-pihak di Kementerian Perhubungan yang membawahi DJKA terkait pelaksanaan proyek-proyek pembangunan jalur kereta di antaranya pembangunan jalur kereta di wilayah Jawa Timur," kata Budi.
Karena itu, pemeriksaan BBG untuk membuat terang dugaan penerimaan uang oleh pihak di Kemenhub. "Sehingga pemeriksaan saksi hari ini sekaligus untuk mengonfirmasi berkaitan dugaan penerimaan uang yang dilakukan pihak-pihak di Kementerian Perhubungan," ujarnya.
Saat ditanya apakah aliran dana dari Robby Kurniawan mengalir lebih lanjut ke mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, KPK menegaskan hal tersebut masih perlu pendalaman lebih lanjut.
"Nanti dari RB ini apakah ada mengalir kembali dari pemberian uang pihak-pihak di sisi pemberi ini. Nah, kita akan telusuri lagi apakah hanya berhenti di RB atau masih berlanjut," kata Budi.
(jon)
Lihat Juga :