Novel Baswedan Sentil Hakim Militer dan Soleman Ponto soal Kasus Andrie Yunus
Selasa, 12 Mei 2026 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
Novel menyebut pernyataan tersebut mengganggu akal sehat bahkan memprihatinkan lantaran dianggap tidak berpihak pada korban. Apalagi, pernyataan itu diungkap oleh seorang aparatur penegak hukum.
"Ini kan hal-hal yang mengganggu akal sehat dan menurut saya memprihatinkan sekali. Sayangnya aparatur yang berbuat begitu, yang ngomong begitu dan itu enggak pantas," tegas Novel.
Novel mengatakan proses peradilan seharusnya melindungi dan mewakili kepentingan korban. Ia pun meminta agar proses penagakan hukum ini bisa dilakukan hingga tuntas.
"Oleh karena itu kita berharap peradilannya terkait dengan penyerangan kepada Andrie Yunus itu dilakukan dengan objektif, jujur, dengan mengungkap semua siapa pun pelakunya," imbuh dia.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengaku prihatin atas ucapan mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Soleman B Ponto yang menyebut operasi penyiraman air keras Andrie Yunus sebagai kenakalan. Padahal, kata dia, dampak dari penyiraman air keras memiliki tingkat keparahannya yang tinggi.
"Ini kan hal-hal yang mengganggu akal sehat dan menurut saya memprihatinkan sekali. Sayangnya aparatur yang berbuat begitu, yang ngomong begitu dan itu enggak pantas," tegas Novel.
Novel mengatakan proses peradilan seharusnya melindungi dan mewakili kepentingan korban. Ia pun meminta agar proses penagakan hukum ini bisa dilakukan hingga tuntas.
"Oleh karena itu kita berharap peradilannya terkait dengan penyerangan kepada Andrie Yunus itu dilakukan dengan objektif, jujur, dengan mengungkap semua siapa pun pelakunya," imbuh dia.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengaku prihatin atas ucapan mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Soleman B Ponto yang menyebut operasi penyiraman air keras Andrie Yunus sebagai kenakalan. Padahal, kata dia, dampak dari penyiraman air keras memiliki tingkat keparahannya yang tinggi.
Lihat Juga :