Pasukan Baret Biru UNIFIL di Zona Merah

Rabu, 06 Mei 2026 - 08:09 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia

Kontingen Garuda UNIFIL di Lebanon selatan mengemban tugas menegakkan perdamaian, memantau gencatan senjata dan Civil-Military Coordination (CIMIC). Kontingen Garuda bersama pasukan UNIFIL dari berbagai negara melakukan patroli perbatasan dan tugas teritorial, perbaikan fasilitas umum, pengobatan gratis, serta diplomasi budaya, yang bertujuan menjaga stabilitas keamanan di wilayah konflik.

Penyerangan militer yang dilakukan oleh Amerika dan Israel kepada Iran yang dimulai dari 28 Februari 2026, yang menargetkan Kota Teheran, Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, menyebabkan zona konflik makin meluas, dan berdampak terhadap keamanan di wilayah Lebanon selatan yang bertahan langsung dengan Israel.

Harapan Israel dan Amerika untuk memenangkan perang setelah gugurnya pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei, ternyata kandas. Iran melakukan serangan balik. Persepsi dunia internasional pun berubah terhadap kekuatan militer Iran, setelah kekuatan udara militer Iran dapat menghancurkan 16 pangkalan militer Amerika di Timur Tengah dan menghancurkan kota kota di Israel.

Dalam membalas gempuran militer Amerika dan sekutunya Israel, Iran mengerahkan kekuatan proksi di Timur Tengah yang telah dibina sejak lama. Milisi Hizbullah di Lebanon selatan, Houthi di Yaman, dan Hamas Jihad Islam yang beroperasi di Jalur Gaza. Serangan yang dilakukan oleh kekuatan proksi Iran sangat efektif dan menghancurkan berbagai wilayah yang diduduki Israel, seperti Lebanon selatan, Dataran Tinggi Golan, kota di Utara Isael Nahariyah, Kiryat, Shamona, dan Metula.

Eskalasi konflik di Lebanon selatan meluas, Tentara Israel IDF (Israel Defence Force) dengan alasan membalas serangan milisi Hizbullah, memperluas penyerangan terhadap milisi Hizbullah ke Lebanon selatan dan Beirut, ibu kota Lebanon. Lebanon selatan sejak Mei 2026 menjadi zona perang aktif dan zona keamanan yang dikendalikan oleh militer Israel, IDF.

Kondisi keamanan yang tidak menentu di Lebanon selatan menyebabkan pasukan perdamaian UNIFIL selalu berhadapan dengan ancaman keamanan dari pihak yang berkonflik, terutama Israel. Penempatan pasukan perdamaian UNIFIL non-kombatan tidak efektif jika masing-masing pihak yang berkonflik tidak memiliki keinginan untuk menjaga perdamaian.

Pasukan perdamaian berada pada posisi yang sulit kalau masing-masing pihak yang berkonflik tidak menghormati kesepakatan damai dan masuk ke perang terbuka. Pasukan perdamaian UNIFIL akan menjadi sasaran baik sengaja atau tidak sengaja dari pihak yang berkonflik.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Rekomendasi
BRIN Buka Program Magang...
BRIN Buka Program Magang Riset dan Non Riset 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Air Mata Neymar dan...
Air Mata Neymar dan Akhir Perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Berita Terkini
DPR Soroti Maraknya...
DPR Soroti Maraknya Kampanye LGBT, Dinilai Bisa Ganggu Ketahanan Nasional
Pengamat: BUMN Bukan...
Pengamat: BUMN Bukan Tempat Bagi-bagi Jabatan
Kasus Syah Afandin Jadi...
Kasus Syah Afandin Jadi Alarm, Anggaran Pendidikan Masih Ladang Korupsi
Korupsi Seragam Sekolah...
Korupsi Seragam Sekolah oleh Bupati Langkat Rugikan Orang Tua Murid
Hari Ini Prabowo dan...
Hari Ini Prabowo dan PM Singapura Bertemu Bahas Kerja Sama Bilateral hingga Isu Global
Membangun dari Daerah,...
Membangun dari Daerah, Menguatkan Indonesia
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved