Diagnosa Kesehatan Pesantren: Jangan Salah Obat

Selasa, 05 Mei 2026 - 14:44 WIB
loading...
A A A
Apa yang perlu dilakukan, rapikan catatan keuangan. Hitung ulang biaya per santri. Apakah iuran bulanan sudah sesuai? Jangan sampai loyalitas santri dimanfaatkan dengan dalih "ikhlas". Ini bukan tidak beriman, tapi soal manajemen.

Kelima, Pesantren santrinya makin banyak, Tapi Kiai makin sibuk, ini masalahnya di Sistem dan Kepercayaan

Tahap ini paling melelahkan. Pesantren berkembang, tapi semua keputusan masih bergantung pada kiai. Ketika kiai sakit, kegiatan macet. Ketika keluar kota, panitia bingung.

Artinya tidak ada SOP, tidak ada delegasi. Tidak ada sistem, Semua harus "minta ke kiai".

Apa yang harus dilakukan, bangun sistem. Latih tim. Percayakan kepada orang yang kompeten. Kiai harus naik peran dari operator menjadi pemimpin sejati.

Keenam, semua oke, Tapi puluhan tahun Gitu-Gitu aja, ini artinya Stagnasi

Ini banyak dialami pesantren besar yang sudah mapan. Pendaftar selalu penuh, keuangan aman, sistem jalan. Tapi tidak ada perkembangan. Kurikulum tidak berubah. Tidak ada inovasi.

Cirinya semuanya rutin. Para pengurus dan santri mulai bosan.

Nah di sini kita harus kembali berpikir segar. Evaluasi visi. Cari ide baru. Perlu buka cabang? Perlu digitalisasi? Stagnasi adalah kemunduruan perlahan.

Jadi, Jangan Panik

Pertanyaan terakhir untuk kita renungkan, sebagai para pengelola pesantren: sekarang, pesantren kita ada di tahap mana?

Jangan sampai kita memberi obat yang salah. Beda penyakit, beda obat.

Selamat mendiagnosa.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Tangis Celine Evangelista...
Tangis Celine Evangelista saat Antar Jemima Guri ke Pesantren
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Rekomendasi
Spanyol Robek Gawang...
Spanyol Robek Gawang Prancis di Babak Pertama, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved