Sekjen Propindo Ajak Organisasi Advokat Wujudkan Penegakan Hukum Bermartabat

Kamis, 30 April 2026 - 08:21 WIB
loading...
Sekjen Propindo Ajak...
Sekjen Propindo Heikal Safar mengajak seluruh organisasi profesi advokat di Indonesia bersatu mewujudkan penegakan hukum yang bermartabat. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Perkumpulan Profesi Pengacara Indonesia (Propindo) mengajak seluruh organisasi profesi advokat di Indonesia bersatu mewujudkan penegakan hukum yang bermartabat. Prinsip penegakan hukum harus dijalankan tanpa diskriminasi atau pandang bulu.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Propindo Heikal Safar saat kunjungan kerja ke Makau, China.

Baca juga: Polemik RUU Kesehatan, Menkes Diminta Belajar dari Organisasi Advokat

Dia menyoroti dinamika organisasi advokat di Indonesia yang saat ini menganut sistem multi-bar atau memiliki banyak wadah organisasi, berbeda dengan konsep single bar (wadah tunggal). "Kondisi tersebut tidak menghalangi kolaborasi antarorganisasi dalam menegakkan hukum," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Heikal menyebut berbagai organisasi advokat di Indonesia antara lain Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin), Kongres Advokat Indonesia (KAI), Himpunan Advokat dan Pengacara Indonesia (HAPI), hingga Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) sebagai bagian dari ekosistem profesi yang memiliki kedudukan setara.

Menurut dia, seluruh organisasi tersebut pada dasarnya mengedepankan nilai keadilan yang menjadi harapan masyarakat luas. "Diperlukan kedewasaan berpikir dan sikap bijak dalam menangani perkara hukum demi terwujudnya keadilan yang bermartabat. Profesionalisme penegakan hukum tidak boleh hanya menjadi teori," ungkapnya.

Heikal mendukung langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bersama Komisi III DPR yang dinilai membuka ruang kolaborasi lebih luas antarorganisasi advokat.

Di sisi lain, dia menuturkan Makau merupakan salah satu pusat perdagangan dan pariwisata dunia sejak abad ke-16 hingga ke-18. Wilayah ini menjadi titik pertemuan budaya Timur dan Barat sekaligus pusat perdagangan rempah-rempah, tekstil, dan seni dari Asia serta Eropa.

Pada 1999, Makau resmi menjadi wilayah administratif khusus China setelah hampir 450 tahun berada di bawah pemerintahan Portugis. "Makau tetap menjadi pusat kebudayaan, sejarah, dan pariwisata yang tersohor di dunia. Indonesia dapat mengambil pelajaran positif dari perjalanan sejarah panjang tersebut," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Didukung Rieke Diah...
Didukung Rieke Diah Pitaloka, Nikita Mirzani Makin Optimistis Menang di Sidang PK
Rekomendasi
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Berita Terkini
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Infografis
Kampus dengan Jurusan...
Kampus dengan Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia Versi Scimago 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved