Prabowo Dijadwalkan Kembali Kunjungi Prancis dalam Waktu Dekat
Kamis, 23 April 2026 - 06:19 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Sugiono juga membeberkan hasil kunjungan Prabowo ke Prancis beberapa waktu lalu saat bertemu empat mata dengan Macron.
Lihat video: Prabowo-Macron Bahas Konflik Israel-Palestina, Prancis Dukung Two State Solution
"Beberapa poin yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini adalah bahwa tentu saja Presiden menyampaikan kepada Presiden Macron, menekankan kembali pentingnya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis," katanya.
Sugiono pun mengatakan bahwa keduanya juga membahas intensif mengenai peningkatan kerja sama di berbagai bidang industri pertahanan. "Karena kita ketahui bahwa kita memperoleh ataupun membeli alat-alat pertahanan yang cukup strategis dari Prancis, dan ini juga memiliki turunan bahwa kita harus juga bisa meningkatkan penguasaan teknologi terhadap alat-alat tersebut."
Kemudian, kata Sugiono, diturunkan di dalam keinginan untuk bekerja sama di bidang pendidikan, khususnya di sektor STEM. "Sehingga terjadi apa yang disebut satu kerja sama beyond procurement kita tidak hanya sebatas membeli saja, tetapi juga melakukan transfer teknologi dan penguasaan teknologi dari barang-barang yang kita beli."
"Kemudian pembicaraan juga menyangkut tentu saja, karena ini dirasakan di seluruh dunia, mengenai energi, juga pemanfaatan mineral kritis, pendidikan, dan ekonomi kreatif, infrastruktur dan transportasi," tandasnya.
Lihat video: Prabowo-Macron Bahas Konflik Israel-Palestina, Prancis Dukung Two State Solution
"Beberapa poin yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini adalah bahwa tentu saja Presiden menyampaikan kepada Presiden Macron, menekankan kembali pentingnya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis," katanya.
Sugiono pun mengatakan bahwa keduanya juga membahas intensif mengenai peningkatan kerja sama di berbagai bidang industri pertahanan. "Karena kita ketahui bahwa kita memperoleh ataupun membeli alat-alat pertahanan yang cukup strategis dari Prancis, dan ini juga memiliki turunan bahwa kita harus juga bisa meningkatkan penguasaan teknologi terhadap alat-alat tersebut."
Kemudian, kata Sugiono, diturunkan di dalam keinginan untuk bekerja sama di bidang pendidikan, khususnya di sektor STEM. "Sehingga terjadi apa yang disebut satu kerja sama beyond procurement kita tidak hanya sebatas membeli saja, tetapi juga melakukan transfer teknologi dan penguasaan teknologi dari barang-barang yang kita beli."
"Kemudian pembicaraan juga menyangkut tentu saja, karena ini dirasakan di seluruh dunia, mengenai energi, juga pemanfaatan mineral kritis, pendidikan, dan ekonomi kreatif, infrastruktur dan transportasi," tandasnya.
(cip)
Lihat Juga :