Irvian Bobby Sultan Kemnaker Klaim Dapat Intimidasi Sejak di Rutan
Senin, 20 April 2026 - 20:01 WIB
loading...
Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025 Irvian Bobby Mahendro mengklaim menerima intimidasi. Foto: Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025 Irvian Bobby Mahendro mengklaim menerima intimidasi. Hal itu ia terima sejak di dalam rutan.
Hal itu Bobby sampaikan saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker, Senin (20/4/2026). Diketahui, Bobby juga salah satu dari total 11 terdakwa perkara tersebut.
"Jadi tekanan dan intimidasi yang saya diterima oleh saya, sudah mulai dari sejak saya berada di rutan," kata Bobby.
Baca juga: Ada Duit Setan Terungkap di Sidang Kasus Korupsi K3 Noel Ebenezer Cs
Ia menjelaskan, dirinya sempat dipindah lokasi penahanan dari rutan Gedung Merah Putih ke rutan Gedung C1 atau gedung KPK lama. Pada momen itu, ia mendapat informasi keluarganya dihubungi istri salah satu terdakwa.
"Hari berikutnya adalah kunjungan, dari kunjungan tersebut orang tua saya, ibu saya datang dan menyampaikan bahwa beliau dihubungi oleh istri terdakwa Immanuel dan meminta bahwa saya untuk tidak ngomong apa-apa," ujarnya.
"Saya sampaikan ke ibu saya, bahwa tenang aja saya akan menyampaikan apa yang fakta yang sebenar-benarnya akan saya sampaikan di depan majelis terhormat," sambungnya.
Hal itu Bobby sampaikan saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker, Senin (20/4/2026). Diketahui, Bobby juga salah satu dari total 11 terdakwa perkara tersebut.
"Jadi tekanan dan intimidasi yang saya diterima oleh saya, sudah mulai dari sejak saya berada di rutan," kata Bobby.
Baca juga: Ada Duit Setan Terungkap di Sidang Kasus Korupsi K3 Noel Ebenezer Cs
Ia menjelaskan, dirinya sempat dipindah lokasi penahanan dari rutan Gedung Merah Putih ke rutan Gedung C1 atau gedung KPK lama. Pada momen itu, ia mendapat informasi keluarganya dihubungi istri salah satu terdakwa.
"Hari berikutnya adalah kunjungan, dari kunjungan tersebut orang tua saya, ibu saya datang dan menyampaikan bahwa beliau dihubungi oleh istri terdakwa Immanuel dan meminta bahwa saya untuk tidak ngomong apa-apa," ujarnya.
"Saya sampaikan ke ibu saya, bahwa tenang aja saya akan menyampaikan apa yang fakta yang sebenar-benarnya akan saya sampaikan di depan majelis terhormat," sambungnya.
(rca)
Lihat Juga :