Disrupsi Teknologi Picu Polarisasi, Ida Fauziyah Dorong 4 Pilar sebagai Filter Digital

Senin, 13 April 2026 - 22:05 WIB
loading...
Disrupsi Teknologi Picu...
Anggota MPR Ida Fauziyah saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Pendopo Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Anggota MPR Ida Fauziyah menekankan bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini bukan lagi sekadar fisik, melainkan serangan terhadap nalar publik melalui disrupsi teknologi. Menurutnya, percepatan digital yang tidak dibarengi dengan literasi kebangsaan yang kuat berpotensi besar memicu penyalahgunaan platform digital yang berujung pada polarisasi sosial.

"Teknologi adalah alat, namun nilai-nilai kebangsaan adalah kompasnya. Kita melihat bagaimana penyalahgunaan digital seringkali memecah belah masyarakat melalui hoaks dan narasi kebencian. Di sinilah 4 Pilar Kebangsaan harus hadir sebagai penyaring utama informasi sebelum kita konsumsi atau bagikan," kata Ida Fauziyah dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di Pendopo Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026).

Anggota Komisi VI DPR ini juga menyoroti pentingnya peran kaum terpelajar, khususnya alumni IAIN Sunan Ampel, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan di ruang siber. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang mengikis semangat Bhinneka Tunggal Ika.

"Masyarakat harus didorong untuk menjadikan Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa sebagai filter digital. Jika informasinya memecah belah, maka itu bukan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia. Persatuan harus tetap menjadi harga mati di tengah gempuran teknologi yang kian masif," katanya.

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Alumni Majelis Alumni Fakultas Syariah dan Hukum (Mafash) IAIN Sunan Ampel Surabaya wilayah Jabodetabek ini diharapkan mampu memperkuat imunitas masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan seperti Jakarta Selatan, agar tetap solid dan cerdas dalam menggunakan media sosial tanpa kehilangan karakter sebagai bangsa yang toleran dan menjunjung tinggi musyawarah.

Acara ditutup dengan diskusi interaktif dan komitmen bersama dari seluruh peserta untuk terus menyebarkan narasi positif dan edukasi kebangsaan demi menjaga stabilitas nasional di era transformasi digital.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Lomba Cerdas...
Polemik Lomba Cerdas Cermat, MPR Evaluasi Penggunaan Speaker
Diundang Gibran, Josepha...
Diundang Gibran, Josepha Alexandra: Jadi Semangat Kami untuk Terus Melangkah Maju
Wakil Ketua MPR Tegaskan...
Wakil Ketua MPR Tegaskan Peran Strategis Santri untuk Negeri
Anggota DPR Ingatkan...
Anggota DPR Ingatkan Penguatan 4 Pilar di Sendi Kehidupan
Ketua Komisi II DPR...
Ketua Komisi II DPR Tegaskan Tidak Ada Keinginan Ubah Mekanisme Pilpres Langsung ke MPR
Bahas RUU Pemilu, DPR...
Bahas RUU Pemilu, DPR Pastikan Tidak Ada Opsi Presiden Dipilih MPR
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Deddy Corbuzier Soroti...
Deddy Corbuzier Soroti Kontroversi LCC Empat Pilar MPR, Tantang Juri Adu Pintar
Ketua MPR Ungkap Alasan...
Ketua MPR Ungkap Alasan Juri Cerdas Cermat Tak Ucapkan Minta Maaf ke Publik
Rekomendasi
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved