Pengamat Militer: Mundurnya Kepala BAIS TNI untuk Jaga Objektivitas Penyidikan

Jum'at, 27 Maret 2026 - 22:20 WIB
loading...
Pengamat Militer: Mundurnya...
Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengatakan, langkah Letjen TNI Yudi Abrimantyo mundur dari jabatan Kepala BAIS TNI untuk menjaga objektivitas penyelidikan dan penyidikan. Foto/SIndoNews.
A A A
JAKARTA - Langkah Letjen TNI Yudi Abrimantyo mundur dari jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, buntut kasus penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus dinilai tepat. Hal itu untuk menjaga objektivitas penyelidikan dan penyidikan.

Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengatakan, hal ini baik diberlakukan karena para pelaku adalah anggota Denma BAIS TNI

"Sudah benar Kabais dan Waka diganti karena untuk menjaga objektivitas saat masa penyelidikan dan penyidikan," ujar Nuning, panggilan akrabnya, Jumat (27/3/2026).

Baca juga: 4 Anggota BAIS Terlibat Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Ini Analisa Eks KABAIS TNI

Mantan anggota Komisi l DPR ini menyebut, empat terdakwa berada dalam struktur BAIS. Mereka bekerja dalam sistem intelijen yang terintegrasi. Menurut Nuning, mereka tidak lagi bertindak dalam kapasitas operasional matra asal.

"Jika tidak diganti akan menciptakan disorientasi publik. Publik yang tidak memahami struktur militer dapat dengan mudah menyimpulkan ini adalah persoalan matra, bukan persoalan BAIS," katanya.

Nuning menyarankan, institusi Polri berkaca dari mundurnya Ka BAIS TNI, mengingat ada banyak kasus yang mencoreng nama baik Korps Bhayangkara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomasi Militer hingga...
Diplomasi Militer hingga Misi Kemanusiaan Bawa Donny Suharto Naik Pangkat Bintang 2
Selamat! 105 Pati TNI...
Selamat! 105 Pati TNI Naik Pangkat, Terbanyak dari Angkatan Darat
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Kontras Desak Polisi...
Kontras Desak Polisi Periksa Mantan Kabais dan 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya Tak...
Polda Metro Jaya Tak Bawa Seluruh Bukti di Sidang Praperadilan, TAUD: Hambat Penegakan Hukum
TAUD Sesalkan Jawaban...
TAUD Sesalkan Jawaban Polda Metro Jaya Atas Praperadilan Andrie Yunus
Rekomendasi
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
Berita Terkini
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
MAKI Sebut Pelimpahan...
MAKI Sebut Pelimpahan Penanganan Perkara Febrie Ardiansyah Tabrak KUHAP Baru
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved