Rusak Kena Beliung, Komisi V DPR Minta Bangunan RSKI Galang Diaudit
Jum'at, 18 September 2020 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, RSKI Galang itu dikerjakan oleh pihak BUMN, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai pelaksana konstruksi. "Jadi, menurut mereka tidak ada masalah dengan kualitas bangunan. Semuanya baik-baik saja, tetapi karena ada angin puting beliung dan pohon-pohon juga katanya pada roboh di sana," ujarnya. (Baca juga: Berkurang 12 Orang, RS Galang, Riau Kini Rawat 262 Pasien Covid)
Sehingga, menurut dia, perlu juga diketahui keterangan pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang kecepatan puting beliung yang menghantam RSKI Galang itu. Nurhayati mengatakan, keterangan BMKG perlu diketahui untuk menilai kekuatan bangunan RSKI itu. "Kalau memang kecepatan anginnya itu potensi merusak besar, daya rusaknya besar, berarti kan memang betul hampir semua bangunan juga pasti kalau kena puting beliung mau di luar negeri mau dimanapun kan bisa aja mengalami kerusakan kan. Karena yang harus kita ketahui di sana juga bukan seperti gedung apartemen atau apa," imbuhnya.
Dia mengatakan, Komisi V DPR belum mendapatkan laporan detailnya. Komisi V DPR juga tidak mengetahui kualitas bangunannya. "Kami juga belum pernah ke sana," imbuhnya.
Dia melanjutkan, proses pembangunan RSKI Galang itu terbilang cukup cepat. RSKI Covid-19 Pulau Galang itu mulai dibangun pada 8 Maret 2020 dan resmi dioperasikan 6 April 2020."Mungkin tidak sekokoh bangunan yang memakai batu bata memakai semen," katanya.
Sehingga, menurut dia, perlu juga diketahui keterangan pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang kecepatan puting beliung yang menghantam RSKI Galang itu. Nurhayati mengatakan, keterangan BMKG perlu diketahui untuk menilai kekuatan bangunan RSKI itu. "Kalau memang kecepatan anginnya itu potensi merusak besar, daya rusaknya besar, berarti kan memang betul hampir semua bangunan juga pasti kalau kena puting beliung mau di luar negeri mau dimanapun kan bisa aja mengalami kerusakan kan. Karena yang harus kita ketahui di sana juga bukan seperti gedung apartemen atau apa," imbuhnya.
Dia mengatakan, Komisi V DPR belum mendapatkan laporan detailnya. Komisi V DPR juga tidak mengetahui kualitas bangunannya. "Kami juga belum pernah ke sana," imbuhnya.
Dia melanjutkan, proses pembangunan RSKI Galang itu terbilang cukup cepat. RSKI Covid-19 Pulau Galang itu mulai dibangun pada 8 Maret 2020 dan resmi dioperasikan 6 April 2020."Mungkin tidak sekokoh bangunan yang memakai batu bata memakai semen," katanya.
(cip)
Lihat Juga :