Redam Risiko Lonjakan Harga Minyak Dunia, INDEF: Kendaraan Listrik Jadi Strategi Krusial
Jum'at, 13 Maret 2026 - 22:40 WIB
loading...
A
A
A
Risiko tersebut, menurutnya, berpotensi membengkak apabila disertai pelemahan nilai tukar rupiah dan peningkatan yield Surat Berharga Negara (SBN). Ia memproyeksikan, pelemahan rupiah sebesar Rp100 per dolar AS dan kenaikan yield SBN 0,1 persen dapat memberi tekanan tambahan pada defisit fiskal hingga Rp9,5 triliun.
Baca juga: Harga BBM Pertalite Tak Naik sampai Lebaran, Selanjutnya Tunggu Evaluasi
“Ini menunjukkan bahwa gejolak harga minyak tidak hanya berdampak pada sektor energi saja, tetapi juga memiliki implikasi langsung terhadap stabilitas fiskal negara,” katanya.
Dengan demikian, lanjutnya, urgensi langkah elektrifikasi tersebut juga terlihat dari kondisi cadangan operasional BBM nasional yang masih terbatas di kisaran 21–23 hari. Angka tersebut masih jauh di bawah standar internasional yang umumnya berada di atas 90 hari.
“Dengan cadangan BBM yang masih terbatas, pengendalian konsumsi melalui elektrifikasi transportasi menjadi salah satu strategi yang sangat rasional dan mendesak,” ungkap Abra.
Dari sisi efisiensi energi, data penggunaan kendaraan listrik sepanjang 2021–2025 memberikan gambaran yang kontras. Realisasi penjualan listrik untuk EV yang mencapai 328 juta kWh selama lima tahun tersebut mampu menghemat sekitar 1,3 juta barel BBM.
Baca juga: Harga BBM Pertalite Tak Naik sampai Lebaran, Selanjutnya Tunggu Evaluasi
“Ini menunjukkan bahwa gejolak harga minyak tidak hanya berdampak pada sektor energi saja, tetapi juga memiliki implikasi langsung terhadap stabilitas fiskal negara,” katanya.
Dengan demikian, lanjutnya, urgensi langkah elektrifikasi tersebut juga terlihat dari kondisi cadangan operasional BBM nasional yang masih terbatas di kisaran 21–23 hari. Angka tersebut masih jauh di bawah standar internasional yang umumnya berada di atas 90 hari.
“Dengan cadangan BBM yang masih terbatas, pengendalian konsumsi melalui elektrifikasi transportasi menjadi salah satu strategi yang sangat rasional dan mendesak,” ungkap Abra.
Dari sisi efisiensi energi, data penggunaan kendaraan listrik sepanjang 2021–2025 memberikan gambaran yang kontras. Realisasi penjualan listrik untuk EV yang mencapai 328 juta kWh selama lima tahun tersebut mampu menghemat sekitar 1,3 juta barel BBM.
Lihat Juga :