BPOM Dorong UMKM Perkuat Standar Keamanan dan Pengujian Produk
Rabu, 11 Maret 2026 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
Pembicara selanjutnya, Direktur Registrasi Pangan Olahan Sintia Ramadhani. Ia menjelaskan bahwa pelaku usaha pangan olahan harus memerhatikan batas maksimal cemaran logam berat, cemaran kimia, ataupun cemaran mikroba sesuai Peraturan BPOM untuk memastikan produk yang dijual ke masyarakat aman dan bermutu.
Sementara, narasumber ketiga yaitu Kepala PPPOMN Mimin Jiwo Winanti mengungkap betapa krusialnya memilih laboratorium pengujian. Pemilihan yang tidak tepat dapat menyebabkan hasil yang tidak diakui regulator, data tidak valid, harus uji ulang (biaya double), dan izin edar tertunda.
Pada kegiatan tersebut, Kepala BPOM meluncurkan Buku Saku “UMKM Paham Uji: Wujudkan Produk Aman dan Berkualitas untuk Negeri”. Selanjutnya, Kepala BPOM menyaksikan penandatanganan kerja sama antara BPOM dengan Gabungan Pengusaha Farmasi (GP Farmasi) tentang Pengembangan Baku Pembanding Nitrosamin. Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala PPPOMN Mimin Jiwo Winanti dan Ketua Umum GP Farmasi Tirto F. Kusnadi.
Jumlah peserta UMKM yang mengikuti workshop ini memperoleh apresiasi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Edukasi Peningkatan Pemahaman dan Kesadaran terhadap Pengujian Keamanan dan Mutu Produk UMKM dengan Peserta UMKM Terbanyak”.
Sementara, narasumber ketiga yaitu Kepala PPPOMN Mimin Jiwo Winanti mengungkap betapa krusialnya memilih laboratorium pengujian. Pemilihan yang tidak tepat dapat menyebabkan hasil yang tidak diakui regulator, data tidak valid, harus uji ulang (biaya double), dan izin edar tertunda.
Pada kegiatan tersebut, Kepala BPOM meluncurkan Buku Saku “UMKM Paham Uji: Wujudkan Produk Aman dan Berkualitas untuk Negeri”. Selanjutnya, Kepala BPOM menyaksikan penandatanganan kerja sama antara BPOM dengan Gabungan Pengusaha Farmasi (GP Farmasi) tentang Pengembangan Baku Pembanding Nitrosamin. Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala PPPOMN Mimin Jiwo Winanti dan Ketua Umum GP Farmasi Tirto F. Kusnadi.
Jumlah peserta UMKM yang mengikuti workshop ini memperoleh apresiasi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Edukasi Peningkatan Pemahaman dan Kesadaran terhadap Pengujian Keamanan dan Mutu Produk UMKM dengan Peserta UMKM Terbanyak”.
(shf)
Lihat Juga :