Dari Kitab Kuning ke Data Mining: Transformasi Literasi dalam Organisme Pesantren

Senin, 09 Maret 2026 - 17:21 WIB
loading...
Dari Kitab Kuning ke...
Muhammad Irfanudin Kurniawan, Dosen Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta. Foto/UDN.
A A A
Muhammad Irfanudin Kurniawan, Dosen Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta

Kami masih ingat percakapan dengan seorang tamu pekan lalu. "Apa bedanya santri dulu dan sekarang?" tanyanya. Dulu, santri cukup paham kitab kuning. Sekarang, mereka juga harus paham data mining. Bukan karena kitab kuning sudah usang, tapi karena dunia bertambah kompleks. Dan pesantren, sebagai organisme hidup, harus merespons kompleksitas itu, jawab kami.

Dalam tulisan-tulisan sebelumnya, kita banyak membahas DNA keilmuan pesantren, jaringan ekonomi, adaptasi, dan regenerasi. Kali ini saya ingin mengajak untuk merenungkan satu hal lagi: tentang transformasi literasi. Dari literasi teks ke literasi data. Dari kitab kuning ke data mining.

Ini bukan merubah, tapi perluasan dan penguatan. Ini juga bukan keluar dari tradisi, tapi memperkaya tradisi.

Dua Dunia, Satu Akar


Ada yang mengatakan kalau kitab kuning dan data mining, dua dunia yang berjauhan.

Kitab kuning bicara tentang teks klasik, sanad keilmuan, warisan ulama salaf. Data mining bicara tentang algoritma, pola, prediksi masa depan.

Tapi kalau direnungkan, keduanya punya akar yang sama yaitu membaca (إقرأ).

Kitab kuning mengajarkan membaca teks dengan segala kedalaman maknanya. Data mining mengajarkan membaca data dengan segala pola yang tersembunyi di dalamnya.

Jadi sebenarnya, kedua ilmu ini sama-sama alat baca. Kitab kuning membaca teks untuk memahami pesan Allah. Data mining membaca data untuk memahami pola ciptaan Allah.

Santri, AI, dan Masa Depan Literasi kita


Akhir tahun lalu, ada kabar menggembirakan dari Pasuruan. Pondok Pesantren Terpadu Queen Zam Zam menggelar pelatihan literasi digital dan pemanfaatan AI untuk ratusan santri. Bukan sekadar pelatihan biasa, tapi mereka benar-benar diajari membuat konten digital, menggunakan aplikasi AI, sampai etika bermedia sosial sesuai syariat Islam.

Kabarnya, pelatihan ini hasil kolaborasi XL SMART, Daarut Tauhid Peduli Malang. Ratusan santri dari berbagai jenjang ikut ambil bagian. Mereka belajar menyusun prompt AI, membuat konten dakwah visual, dan tentu saja, etika di dunia maya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
PBNU: Iduladha 2026...
PBNU: Iduladha 2026 Jadi Pengingat Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Terluka
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Komdigi Siapkan Roadmap...
Komdigi Siapkan Roadmap AI, Pesantren Didorong Jadi Jangkar Moral Sosial
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Rekomendasi
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved