Krisis Geopolitik Besar Guncang Dunia, Boni Hargens Dukung Pernyataan Dasco Soal Persatuan Nasional
Jum'at, 06 Maret 2026 - 23:47 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan Presiden Prabowo Subianto hanya membutuhkan persatuan nasional untuk mewujudkan program-program prioritas yang mendatang kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Dasco mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya masyarakat sipil untuk bersatu dan kompak mendukung pemerintahan Prabowo Subianto merealisasikan janji kesejahteraan untuk rakyat.
"Kita perlu persatuan nasional dan sumbangsih yang bukan omon-omon, itu yang kita minta kepada kawan-kawan masyarakat sipil sekalian," ujar Dasco dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).
Dasco menilai, situasi saat ini masyarakat sipil tidak kompak dan saling mencaci maki satu sama lain terutama di media sosial. Menurut Dasco, situasi tersebut tidak sehat lagi bagi bangsa Indonesia termasuk langkah-langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan dan merealisasikan programnya.
"Pada hari ini masyarakat sipil kita tidak kompak, masyarakat sipil kita satu sama lain saling kemudian mencaci, satu sama lain kemudian mempertanyakan kebijakan pimpinan pemerintahan yang tidak sehat, di medsos itu saya lihat sudah tidak sehat."
Dasco menegaskan, Prabowo Subianto membutuhkan satu hal dari masyarakat sipil, yakni persatuan nasional. Menurut Dasco, semangat persatuan nasional bukan meniadakan kritik, tetapi membuka bagi kritik-kritik yang konstruktif dan tidak mendiskreditkan satu sama lain. "Kalau kita tanya, Prabowo hanya perlu satu, persatuan nasional, baik dalam mengkritisi, baik dalam memberikan ide, maupun kemudian sumbangsih yang nyata," tutur dia.
Karena itu, Dasco mengajak masyarakat sipil memperkuat persatuan nasional untuk memberikan ruang bagi pemerintahan Prabowo Subianto mewujudkan program-program kesejahteraan rakyat.
"Berapa lama Prabowo diberikan waktu untuk kemudian mewujudkan janji-janjinya, kan kira-kira begitu. Saya justru akan bertanya kepada kawan-kawan sekalian, berapa lama kawan-kawan masyarakat sipil memberikan persatuan nasional kepada Prabowo agar dia punya waktu untuk bisa mewujudkan janji-janjinya buat kesejahteraan rakyat," pungkas Dasco.
"Kita perlu persatuan nasional dan sumbangsih yang bukan omon-omon, itu yang kita minta kepada kawan-kawan masyarakat sipil sekalian," ujar Dasco dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).
Dasco menilai, situasi saat ini masyarakat sipil tidak kompak dan saling mencaci maki satu sama lain terutama di media sosial. Menurut Dasco, situasi tersebut tidak sehat lagi bagi bangsa Indonesia termasuk langkah-langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan dan merealisasikan programnya.
"Pada hari ini masyarakat sipil kita tidak kompak, masyarakat sipil kita satu sama lain saling kemudian mencaci, satu sama lain kemudian mempertanyakan kebijakan pimpinan pemerintahan yang tidak sehat, di medsos itu saya lihat sudah tidak sehat."
Dasco menegaskan, Prabowo Subianto membutuhkan satu hal dari masyarakat sipil, yakni persatuan nasional. Menurut Dasco, semangat persatuan nasional bukan meniadakan kritik, tetapi membuka bagi kritik-kritik yang konstruktif dan tidak mendiskreditkan satu sama lain. "Kalau kita tanya, Prabowo hanya perlu satu, persatuan nasional, baik dalam mengkritisi, baik dalam memberikan ide, maupun kemudian sumbangsih yang nyata," tutur dia.
Karena itu, Dasco mengajak masyarakat sipil memperkuat persatuan nasional untuk memberikan ruang bagi pemerintahan Prabowo Subianto mewujudkan program-program kesejahteraan rakyat.
"Berapa lama Prabowo diberikan waktu untuk kemudian mewujudkan janji-janjinya, kan kira-kira begitu. Saya justru akan bertanya kepada kawan-kawan sekalian, berapa lama kawan-kawan masyarakat sipil memberikan persatuan nasional kepada Prabowo agar dia punya waktu untuk bisa mewujudkan janji-janjinya buat kesejahteraan rakyat," pungkas Dasco.
(zik)
Lihat Juga :