Pemerintah Diminta Amankan Keselamatan 58 Ribu Jemaah Umrah Terdampak Perang AS-Israel Vs Iran

Rabu, 04 Maret 2026 - 06:58 WIB
loading...
Pemerintah Diminta Amankan...
Pemerintah diminta segera mengambil langkah konkret guna melindungi keselamatan 58 ribu jemaah umrah yang tertahan di berbagai bandara akibat eskalasi perang Amerika Serikat-Israel versus Iran. Foto: X/@QudsNen
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta segera mengambil langkah konkret guna melindungi keselamatan 58 ribu jemaah umrah yang tertahan di berbagai bandara akibat eskalasi perang Amerika Serikat-Israel versus Iran. Penutupan wilayah udara Timur Tengah pascaserangan tersebut telah menyebabkan penundaan penerbangan massal.

Hal ini menyebabkan jemaah dalam kondisi rentan tanpa kepastian logistik dan pemulangan. “Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, Kementerian Haji dan Umrah, dan Kementerian Perhubungan harus melakukan koordinasi intensif untuk memetakan dan mendata jemaah terdampak. Caranya dengan menyediakan akomudasi darurat dan bantuan logistik,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP Abidin Fikri, Rabu (4/3/2026).

Baca juga: 58 Ribu Jemaah Umrah RI Tertahan di Arab Saudi Imbas Perang Iran vs AS-Israel, Selly Gantina: Negara Wajib Pulangkan

Menurut dia, harus diupayakan kemungkinan pengalihan rute penerbangan alternatif dan skema evakuasi bertahap jika situasi perang mengalami eskalasi yang membahayakan WNI jemaah umrah di Arab Saudi.

Abidin menekankan bahwa perlindungan WNI adalah prioritas utama negara sebagaimana diamanatkan konstitusi. Pihaknya akan terus mengawal dan mengikuti secara seksama perkembangan perang yang berkecamuk di Timur Tengah serta secara ketat memastikan keselamatan jemaah umrah agar kembali aman ke Tanah Air.

“Pemerintah harus hadir penuh. Jangan biarkan jemaah terlantar sekaligus mengimbau jemaah dan pihak travel penyelenggara umrah tetap tenang mematuhi instruksi KBRI Kementerian Luar Negeri,” katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
Prabowo: Perang di Mana-mana,...
Prabowo: Perang di Mana-mana, Kita Tidak Terlibat tapi Waspada
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Imbas Selat Hormuz Ditutup,...
Imbas Selat Hormuz Ditutup, Prabowo Ungkap Banyak Negara Minta Pupuk dari Indonesia
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
Rekomendasi
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved