PUI Kecam Agresi Militer AS-Israel ke Iran: Ini Neo Imperialisme!

Minggu, 01 Maret 2026 - 15:40 WIB
loading...
PUI Kecam Agresi Militer...
Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Persatuan Ummat Islam Adhe Nuansa Wibisono. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Agresi militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel ke wilayah Iran dikecam oleh Persatuan Ummat Islam (PUI). Sejumlah tokoh penting, termasuk Supreme Leader Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat pemerintahan, warga sipil, dan anak-anak sekolah tewas dalam serangan yang terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026 itu.

PUI menganggap tindakan tersebut merupakan bentuk nyata dari neo imperialisme dan ancaman serius terhadap perdamaian dunia. "Kami mengutuk keras agresi yang dilancarkan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran. Ini adalah bentuk neo imperialisme yang nyata, di mana Amerika tidak mengindahkan hukum internasional sama sekali," tegas Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Persatuan Ummat Islam Adhe Nuansa Wibisono, dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Wibisono menyampaikan rasa dukacita yang mendalam atas gugurnya Ayatollah Ali Khamenei dan para korban lainnya. Menurutnya, peristiwa berdarah ini harus menjadi momentum bagi negara-negara Muslim, termasuk Indonesia, untuk bersatu dan mewaspadai ambisi hegemonik Amerika Serikat.

Baca juga: Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel



Ia memperingatkan bahwa apa yang dilakukan Amerika-Israel terhadap Iran dapat saja terjadi di negara lain. “Kami menyatakan turut berduka cita yang sedalamnya atas gugurnya Imam Ali Khamenei, para pejabat pemerintahan, masyarakat, bahkan anak-anak sekolah yang tewas menjadi korban kekejaman serangan Amerika-Israel terhadap Iran,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
Di Forum Internasional...
Di Forum Internasional Malaysia, PUI Tegaskan Dukungan Pembebasan Ghannouchi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Rekomendasi
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Berita Terkini
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved