Ferdinand Hutahaean: Alasan Said Didu Mengada-ada

Senin, 04 Mei 2020 - 18:04 WIB
loading...
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinad Hutahaean menilai alasan Said Didu tidak menghadiri pemeriksaan di Bareskrim hari ini karena menghargai PSBB mengada-ada. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai alasan mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu tak memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri hari ini mengada-ada.

Adapun alasan Said Didu menolak panggilan penyidik Bareskrim Polri karena adanya pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta dan sekitarnya. "Ketidakhadiran Said Didu hari ini di Bareskrim Polri, meski sebelumnya melalui kuasa hukumnya menyatakan akan datang, sesungguhnya menunjukkan siapa Said Didu sebenarnya," ujar Ferdinand Hutahaean kepada SINDOnews, Senin (4/5/2020).

Terlebih, kata Ferdinand, alasan yang digunakan Said Didu karena menghormati maklumat Kapolri tentang Covid-19, yang dianggapnya cenderung mengada-ada. (Baca juga: Tim Hukum Said Didu Minta Bareskrim Tunda Pemeriksaan hingga Berakhirnya PSBB )

Dia mengatakan Maklumat Kapolri mengatur keramaian di tengah publik, dan mengatur agar publik tidak membuat keramaian atau kerumunan.

"Bukan untuk jadi alasan tidak menghadiri panggilan polisi. Itu mengada ada. Terlebih pemeriksaan kan tidak ramai-ramai, Said Didu diperiksa sendirian didampingi lawyer oleh 1-2 penyidik. Jadi alasan PSBB tidak masuk akal," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pengacara GAMKI Tegaskan...
Pengacara GAMKI Tegaskan Laporan Terhadap JK Bukan Berniat Menghukum
ABP: Pernyataan Amien...
ABP: Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Menyesatkan
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
Rekomendasi
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
Berita Terkini
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved