Kelakar Prabowo: Polisi Banyak Jadi Sasaran, Itu Risiko

Jum'at, 13 Februari 2026 - 13:24 WIB
loading...
Kelakar Prabowo: Polisi...
Presiden Prabowo Subianto berkelakar kepada para anggota Polri untuk tabah karena kerap menjadi sasaran jika ada masalah. Namun, masalah semacam itu adalah risiko pekerjaan. Foto/Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berkelakar kepada para anggota Polri untuk tabah karena kerap menjadi sasaran jika ada masalah. Namun, Prabowo mengatakan bahwa masalah semacam ini adalah risiko pekerjaan.

"Saya tahu saudara-saudara, polisi banyak jadi sasaran, itu risiko, TNI juga dulu jadi sasaran, jenderal-jenderal yang paling hebat, paling jago dimaki-maki, dituduh penjahat perang, dituduh melanggar HAM," kata Prabowo saat sambutan di acara peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: Presiden Prabowo Beri Bintang Jasa kepada Kepala BGN, Wakapolri, hingga Irwasum Polri

"Rasanya TNI nggak pernah ngebom rumah sakit, selama sejarahnya TNI. Rasanya TNI nggak pernah bom panti asuhan, rasanya TNI nggak pernah bom sekolah, nggak pernah bom gereja atau masjid," tambahnya.



Prabowo pun menyinggung negara barat yang selalu mengajarkan hak asasi manusia (HAM). "Negara-negara barat yang ngajarin HAM kepada kita... saya nggak mau banyak komentar lagi lah, Anda tahu maksud saya, jadi, banyak kalau istilah dulu kita ngejarkoni, iso ngajar, ora iso ngelakoni, mereka ngajarin kita," katanya.

Prabowo melanjutkan bahwa dulu TNI selalu diserang, kemudian Polisi. Namun, dirinya kembali meminta untuk tanah karena merupakan bagian dari pengorbanan bagi bangsa dan negara.

Baca juga: Prabowo: 60 Juta Orang Terima MBG, Setara 10 Kali Warga Singapura

"Dulu TNI yang selalu diserang bulan-bulanan, ya polisi, ya tabah lah kau juga jadi sasaran bulan bulanan, nggak papa, ya kan, itu risiko, yang penting niat baik, pengorbanan untuk bangsa dan negara," ucapnya.

Menurut Prabowo, jika seseorang dalam institusi melakukan kesalahan tidak sepatutnya institusi itu ditutup, seharusnya, yang bertanggung jawab adalah orang yang membuat kesalahan itu.

"Kalau ada dalam institusi ratusan ribu orang kalau ada nggak bener ya tindak, saya ibaratkan kalau ada sekolah muridnya ada yang brengsek, ada yang tawuran, ada yang kurang ajar, muridnya, bukan kepala sekolahnya yang dicopot, keliru itu, bukan terbalik, bukan sekolahnya ditutup, tapi nggak papa ini risiko seorang pemimpin," katanya.

Prabowo pada kesempatan itu kembali berpesan agar pimpinan Polri untuk bersabar.

"Kau dikasih bintang di sini (pundak kanan dan kiri), untuk tahan, tahan banting, tahan maki-maki, tahan serangan, apalagi serangannya di sosmed ya kan, sosmed itu banyak buzzer, jadi kita harus tegar. Yang jelas kita buktikan kepada rakyat, hari ini saya harus mengatakan bahwa saya bangga, dan puas dengan prestasi ini," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Rekomendasi
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved