1,6 Juta Rekening Tak Dapat BSU Rp600 Ribu, Ini Penjelasan BP Jamsostek

Kamis, 17 September 2020 - 14:56 WIB
loading...
1,6 Juta Rekening Tak...
Hingga pertengahan September 2020, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) telah menerima 14,5 juta nomor rekening calon penerima BSU dari pemerintah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hingga pertengahan September 2020, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ( BP Jamsostek ) telah menerima 14,5 juta nomor rekening calon penerima bantuan subsidi upah ( BSU ) dari pemerintah. Namun, sebanyak 1,6 juta nomor ternyata dinyatakan gagal mendapat bantuan Rp600 ribu yang diberikan selama 4 bulan itu.

Direktur Utama BP Jamsostek, Agus Susanto menyatakan pihaknya telah melakukan berbagai tahapan untuk memvalidasi seluruh nomor rekening yang masuk. Setelah verifikasi melalui bank dan mengikuti ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020, tercatat sebanyak 12,5 juta yang sudah valid. (Baca juga: BPJamsostek Serahkan Data Calon Penerima BSU Gelombang III Ke Kemnaker)

“1,6 juta dinyatakan tidak valid dan tidak diproses selanjutnya karena tidak sesuai dengan kriteria Permenaker,” terang Agus dalam konferensi pers secara daring, Kamis (17/9/2020).

Lebih lanjut, hasil validasi menunjukkan sebanyak 62% di 1,6 juta nomor rekening tersebut memiliki upah di atas Rp5 juta per bulan. Sementara 38% lainnya didasarkan karena kepesertaan BPJS baru dimulai setelah Juni 2020.

“Sebagian dari perusahaan mengirimkan nama-nama karyawannya mungkin kesulitan memilah mana karyawan yang upahnya di bawah Rp5 juta, mana yang lebih. Termasuk memilah karyawan yang baru masuk dan didaftarkan sehingga akhirnya dikirimkan semuanya dan terseleksi oleh sistem di BP Jamsostek,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Sepakati 10 Anggota...
DPR Sepakati 10 Anggota Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Salah Satunya Lula Kamal
DPR Bersama Serikat...
DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI
Sarbumusi Usulkan BPJS...
Sarbumusi Usulkan BPJS Ketenagakerjaan Gratis untuk 20 Persen Penduduk Bekerja
Aktivis 98 Tekankan...
Aktivis 98 Tekankan Pentingnya Perlindungan Pekerja Informal Lebih Maksimal
Kemendagri dan BPJS...
Kemendagri dan BPJS Percepat Universal Coverage Jamsosnaker
BGN Kaji Pemberian Asuransi...
BGN Kaji Pemberian Asuransi Kecelakaan dan Kebakaran saat Produksi hingga Distribusi MBG
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Dapot Hutagalung Dorong...
Dapot Hutagalung Dorong Persyaratan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Dipersulit
Rekomendasi
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Berita Terkini
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved