Komnas HAM Rekomendasikan Pilkada Ditunda Hingga Pasca Pandemi Covid-19

Kamis, 17 September 2020 - 14:45 WIB
loading...
Komnas HAM Rekomendasikan...
FOTO/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) menyatakan penundaan pemilihan kepala daerah ( pilkada ) dimungkinkan secara peraturan. Secara persyaratan juga memenuhi karena kasus positif Covid-19 terus meningkat.

Komisioner Komnas HAM Hairansyah mengatakan, pilkada serentak di 270 daerah bisa ditunda dan dilanjutkan kembali ketika pagebluk sudah berakhir. Komnas HAM mengkhawatirkan terjadi penularan virus Sars Cov-II. (Baca juga: Izinkan Konser Musik di Pilkada, KPU Dinilai Tak Konsisten)

“Dalam tahapan pendaftaran, secara regulasi dan institusi tidak bisa melakukan pencegahan kerumunan yang terjadi. Temuan Bawaslu ada (banyak) pelanggaran,” ujarnya dalam diskusi daring dengan tema “Perlindungan Hak atas Kesehatan dalam Tahapan Pilkada di Masa pandemi Covid-19”, Kamis (17/9/2020). (Baca juga: Selain Konser Musik, Kampanye Cakada Harus Inovatif di Tengah Pandemi)

Pilkada ini berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya sangat berpotensi adanya pengumpulan massa. Pemerintah memang selama ini mengkampanyekan keharusan masyarakat untuk menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak. (Baca juga: Kemendagri Tolak Penyelenggaraan Konser Musik di Kampanye Pilkada 2020)

Namun menurut Hairansyah, menjaga jarak ini sulit dilakukan di tahapan pilkada. Misalnya, saat pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) pada 4-6 September lalu, kerumunan massa banyak terjadi di luar area Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah.

“Di luar KPU tidak bisa dibatasi. Ini menjadi penting (dievaluasi) dan catatan bagi kita untuk melihat kembali apakah pilkada bisa dilanjutkan,” ujar pria kelahiran Banjarmasin pada 1971 itu.

Komnas HAM pun meminta KPU membuat skenario-skenario untuk memberikan keamanan, keselamatan, dan kesehatan pada pemilih dan peserta di tahapan selanjutnya. Hairansyah menyayangkan ada beberapa calon kepala daerah (cakada) yang datang mendaftar padahal sudah positif Covid-19.

Salah satu bakal calon itu, antara lain, Lisa Andriani (Kota Binjai). “Sekarang OTG lebih banyak. Kemungkinan terjadi kerumunan dan OTG menyebarkan virus,” ujarnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Yusril: Fungsi Pengawasan...
Yusril: Fungsi Pengawasan dan Penegakan Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
Roy Suryo dan dr Tifa...
Roy Suryo dan dr Tifa Layangkan Surat ke Komnas HAM Senin, Ini Isinya
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Guru Tewas Diserang...
Guru Tewas Diserang KKB di Yahukimo, MPSI: Ini Kejahatan Kemanusiaan
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Emosional Bahas Child Grooming, Singgung Kasus Aurelie Moeremans
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved