72,8% Puas Program MBG, Waka BGN: Bantu Kami dalam Bentuk Pengawasan
Rabu, 11 Februari 2026 - 07:27 WIB
loading...
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Lodewyk Pusung bersyukur jika masyarakat merasakan dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Mayoritas publik puas dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bahkan, kalangan yang menyatakan puas terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu dari kaum Gen-Z.
Persepsi publik ini terpotret dari hasil survei Indikator Politik Indonesia yang digelar pada 15-21 Januari 2026. Dari hasil survei itu, Indikator bertanya soal tingkat kepuasan responden terhadap program MBG.
"Jadi memang yang sangat puas 12,2% dan cukup puas 60,6%. Yang kurang puas atau tidak puas total 24,4%. Jadi yang tidak puas per Januari 2026 itu kurang lebih seperempat. Nah, kalau yang puas total 72,8%, tapi yang betul-betul sangat puas itu masih 'selo' gitu ya, masih 12,2%," ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat paparkan hasil survei secara daring, Minggu (8/2/2026)
Baca juga: BGN Siapkan Menu MBG Tahan Lama Saat Ramadan, Misal Telur Asin dan Kurma
Kendati demikian, Burhanuddin mengungkapkan, responden yang menyatakan sangat puas terhadap program MBG masih fluktuatif. Menurutnya, persepsi responden ini tergantung dari kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperbaiki kualitas maupun merespon isu program MBG.
Kemudian, Burhanuddin merinci responden yang menyatakan puas terhadap program MBG. Hasilnya, kalangan Gen-Z mendominasi bersikap puas atas program tersebut. "Nah, kalau kita lihat siapa yang puas? Gen Z. Gen Z 80,7% puas," ucapnya.
Sementara itu, kalangan milenial yang menyatakan puas terhadap program itu sebanyak 72%; Gen-X 70%; dan Baby Boomers 67,3%. Indikator Politik Indonesia menggelar survei tersebut pada 15-21 Januari 2026.
Survei ini, melibatkan 1.220 responden yang merupakan WNI minimal berumur 17 tahun. Proses pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara secara langsung. Adapun tingkat kepercayaannya sebesar 95% dengan margin of error sekitar 2,9%.
Bersamaan dengan hasil Survei Indikator Politik, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Lodewyk Pusung bersyukur jika masyarakat merasakan dampak positif. Lebih-lebih merasa sangat puas.
“Tentu ini adalah kesuksesan Presiden Prabowo Subianto, kami ini hanya menjalankan perintah dari Presiden. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh anak-anak kami di sekolah,” katanya dihubungi, Selasa (10/2/2026).
Lodewyk juga berharap dukungan dan bantuan segala elemen masyarakat untuk terus membantu dan memperhatikan program mulia ini. “Kami mohon bantuan masyarakat agar kami terus melakukan perbaikan, serta bantu kami dalam bentuk pengawasan program di lapangan,” pungkas Lodewyk.
Persepsi publik ini terpotret dari hasil survei Indikator Politik Indonesia yang digelar pada 15-21 Januari 2026. Dari hasil survei itu, Indikator bertanya soal tingkat kepuasan responden terhadap program MBG.
"Jadi memang yang sangat puas 12,2% dan cukup puas 60,6%. Yang kurang puas atau tidak puas total 24,4%. Jadi yang tidak puas per Januari 2026 itu kurang lebih seperempat. Nah, kalau yang puas total 72,8%, tapi yang betul-betul sangat puas itu masih 'selo' gitu ya, masih 12,2%," ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat paparkan hasil survei secara daring, Minggu (8/2/2026)
Baca juga: BGN Siapkan Menu MBG Tahan Lama Saat Ramadan, Misal Telur Asin dan Kurma
Kendati demikian, Burhanuddin mengungkapkan, responden yang menyatakan sangat puas terhadap program MBG masih fluktuatif. Menurutnya, persepsi responden ini tergantung dari kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperbaiki kualitas maupun merespon isu program MBG.
Kemudian, Burhanuddin merinci responden yang menyatakan puas terhadap program MBG. Hasilnya, kalangan Gen-Z mendominasi bersikap puas atas program tersebut. "Nah, kalau kita lihat siapa yang puas? Gen Z. Gen Z 80,7% puas," ucapnya.
Sementara itu, kalangan milenial yang menyatakan puas terhadap program itu sebanyak 72%; Gen-X 70%; dan Baby Boomers 67,3%. Indikator Politik Indonesia menggelar survei tersebut pada 15-21 Januari 2026.
Survei ini, melibatkan 1.220 responden yang merupakan WNI minimal berumur 17 tahun. Proses pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara secara langsung. Adapun tingkat kepercayaannya sebesar 95% dengan margin of error sekitar 2,9%.
Bersamaan dengan hasil Survei Indikator Politik, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Lodewyk Pusung bersyukur jika masyarakat merasakan dampak positif. Lebih-lebih merasa sangat puas.
“Tentu ini adalah kesuksesan Presiden Prabowo Subianto, kami ini hanya menjalankan perintah dari Presiden. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh anak-anak kami di sekolah,” katanya dihubungi, Selasa (10/2/2026).
Lodewyk juga berharap dukungan dan bantuan segala elemen masyarakat untuk terus membantu dan memperhatikan program mulia ini. “Kami mohon bantuan masyarakat agar kami terus melakukan perbaikan, serta bantu kami dalam bentuk pengawasan program di lapangan,” pungkas Lodewyk.
(rca)
Lihat Juga :