Guru Honorer, Pilar Senyap Pendidikan

Minggu, 08 Februari 2026 - 14:07 WIB
loading...
A A A
Dalam konteks kebijakan pendidikan, kondisi tersebut seharusnya menjadi alarm penting. Guru honorer bukan sekadar “pelengkap sistem”, melainkan aktor utama yang menentukan kualitas interaksi belajar di ruang kelas. Ketika guru harus membagi perhatian antara mengajar dan bertahan hidup maka yang terancam bukan hanya kesejahteraan guru, tetapi juga hak belajar murid.

Menempatkan Guru sebagai Subjek Pembangunan Pendidikan
Dalam banyak kebijakan pendidikan, guru seringkali diposisikan sebagai objek kebijakan. Artinya bahwa guru sebagai penerima regulasi, pelaksana kurikulum, dan sasaran evaluasi. Pendekatan ini menempatkan guru dalam relasi yang hierarkis dan administratif, bukan sebagai aktor strategis pembangunan pendidikan. Padahal, pendidikan sebagai proses sosial tidak pernah netral nilai dan tidak dapat berjalan efektif tanpa keterlibatan aktif pelaku utamanya.

Menempatkan guru sebagai subjek pembangunan pendidikan seharusnya mengakui guru sebagai aktor yang memiliki agensi, pengetahuan kontekstual, dan kapasitas reflektif untuk membentuk arah dan kualitas pendidikan. Guru bukan sekadar “perpanjangan tangan negara”, melainkan mitra strategis dalam membangun manusia Indonesia seutuhnya.

Secara teoretis, pendekatan ini berakar pada teori human capital yang menempatkan pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan bangsa (Becker, 1964). Teori ini berkembang lebih lanjut melalui capability approach yang dikemukakan oleh Amartya Sen (1999). Sen menegaskan bahwa pembangunan tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi atau output semata, melainkan dari perluasan kemampuan (capabilities) manusia untuk menjalani kehidupan yang bernilai.

Dalam konteks pendidikan, guru adalah capability enabler. Ketika guru memiliki kesejahteraan, otonomi profesional, dan ruang partisipasi maka kapasitasnya untuk mendukung tumbuhnya kemampuan murid akan meningkat secara signifikan. Sebaliknya, guru yang terjebak dalam ketidakpastian ekonomi dan birokrasi yang mengekang akan kehilangan daya untuk berinovasi dan berkontribusi secara optimal.

Dari sudut pandang keadilan sosial, kebijakan yang meminggirkan guru honorer menciptakan ketimpangan struktural dalam sistem pendidikan. Nancy Fraser (2009) mengemukakan bahwa keadilan sosial mensyaratkan tiga hal: redistribution (keadilan ekonomi), recognition (pengakuan martabat), dan representation (partisipasi dalam pengambilan keputusan).

Menempatkan guru sebagai subjek pembangunan berarti memastikan ketiga dimensi tersebut hadir secara bersamaan. Kebijakan kesejahteraan guru honorer, misalnya, bukan hanya soal redistribusi ekonomi, tetapi juga pengakuan atas peran profesional mereka serta keterlibatan dalam proses perumusan kebijakan pendidikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garuda, Asa...
Sekolah Garuda, Asa bagi Anak Cerdas Kurang Mampu Raih Masa Depan
Sambut Harlah ke-28,...
Sambut Harlah ke-28, PKB Fasilitasi Beasiswa Jejak Nusantara untuk Siswa Arus Kualan
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Akses Pelatihan AI dan Coding untuk Guru melalui Ruang GTK
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
Rekomendasi
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
Antusiasme Tinggi! 6.500...
Antusiasme Tinggi! 6.500 Siswa Ramaikan Audisi Liga Bintang Juara, Babak Utama Segera Dimulai!
Menginap di Hotel Ini...
Menginap di Hotel Ini Dapat Bonus Spa hingga Merchandise Eksklusif
Berita Terkini
Kejagung Pastikan Telusuri...
Kejagung Pastikan Telusuri Informasi Bunker Lain Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Sastra Indonesia Mendunia:...
Sastra Indonesia Mendunia: Karya Denny JA Segera Hadir dalam 35 Bahasa
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Kejagung Perintahkan...
Kejagung Perintahkan Kepala Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
Pertemuan Kapolri, Panglima...
Pertemuan Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Tegaskan Aparat Tetap Solid
Bacakan Duplik, Polda...
Bacakan Duplik, Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tetap Minta Praperadilan Roy Suryo Ditolak
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved