Elida Netty Yakin Eggi Sudjana Kedepankan Rasa Kemanusiaan jika Roy Suryo Minta Maaf
Minggu, 01 Februari 2026 - 09:18 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, pernyataan yang menganalogikan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis menemui Jokowi di Solo, Jawa Tengah pada Kamis (8/1/2026) sama seperti dua tuyul menemui jin ifrit. “Ada dua tuyul pergi menemui jin ifrit. Eh, Bang Eggi emang tuyul? Bang Eggi kan manusia. Tuyul itu kan makhluk halus,” tuturnya.
“Nah, emang Pak Jokowi jin ifrit? itu jin yang paling jahat. Jadi jangan statement dia sehingga tidak pandai mengontrol lisan, merendahkan orang, menghina orang,” sambung Netty.
Netty mengklaim bahwa Eggi bukan pengkhianat. Dia menyebut Eggi seorang profesor bukan abal-abal. Menurut Netty, tidak ada yang salah dalam pertemuan Eggi dan Damai dengan Jokowi.
“Salahnya di mana? Di mana datang pengkhianatnya, Bang Eggi? Karena di sini hanya melakukan perdamaian. Tidak ada menyatakan tentang ijazah dan hal yang lain. Kecuali kita buat statement. Jangan gugat ijazah, jangan ini. Itu baru kita pengkhianat dan penjilat,” jelasnya.
Sedangkan Ahmad Khozinudin dilaporkan lantaran menganggap Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi adalah SOP 'KUHAP Solo'.
“Jadi, sehingga KUHAP yang dipakai adalah KUHAP Solo, yang membeli seorang pejuang menjadi pengkhianat. Nah, di sini sangat melukai, kita mempertanyakan, berapa dibeli? Siapa yang beli?” katanya.
“Nah, emang Pak Jokowi jin ifrit? itu jin yang paling jahat. Jadi jangan statement dia sehingga tidak pandai mengontrol lisan, merendahkan orang, menghina orang,” sambung Netty.
Netty mengklaim bahwa Eggi bukan pengkhianat. Dia menyebut Eggi seorang profesor bukan abal-abal. Menurut Netty, tidak ada yang salah dalam pertemuan Eggi dan Damai dengan Jokowi.
“Salahnya di mana? Di mana datang pengkhianatnya, Bang Eggi? Karena di sini hanya melakukan perdamaian. Tidak ada menyatakan tentang ijazah dan hal yang lain. Kecuali kita buat statement. Jangan gugat ijazah, jangan ini. Itu baru kita pengkhianat dan penjilat,” jelasnya.
Sedangkan Ahmad Khozinudin dilaporkan lantaran menganggap Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi adalah SOP 'KUHAP Solo'.
“Jadi, sehingga KUHAP yang dipakai adalah KUHAP Solo, yang membeli seorang pejuang menjadi pengkhianat. Nah, di sini sangat melukai, kita mempertanyakan, berapa dibeli? Siapa yang beli?” katanya.
Lihat Juga :