NU di Abad Kedua

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:56 WIB
loading...
A A A
Para pendiri NU membaca sejarah dengan kejernihan. Mereka memahami bahwa khilafah telah berakhir sebagai sistem politik faktual, dan bahwa menghidupkannya kembali sebagai struktur historis bukanlah jawaban atas tantangan zaman.

Namun mereka juga menolak anggapan bahwa Islam harus kehilangan peran sosial dan otoritas moralnya dalam dunia pasca-khilafah. Di sinilah kecerdasan historis NU bekerja: memisahkan substansi Islam dari format kekuasaan politik. Islam dijaga sebagai sumber etika, ilmu dan solidaritas sosial, tanpa digantungkan pada satu bentuk negara atau imperium tertentu.

Di saat yang sama, NU lahir sebagai bagian dari perlawanan terhadap kolonialisme di dalam negeri. Bukan perlawanan romantik yang reaktif, melainkan perlawanan jangka panjang yang membumi: menjaga pesantren, memperkuat jaringan ulama, melindungi ekonomi rakyat dan merawat martabat sosial umat.

NU memahami bahwa penjajahan tidak hanya menindas secara politik, tetapi juga merusak struktur pengetahuan dan kepercayaan diri masyarakat. Karena itu, mempertahankan tradisi keilmuan dan kemandirian sosial merupakan bentuk perlawanan yang strategis.

Respons NU terhadap dua tekanan ini—krisis global islam dan penidasan kolonial—bersifat simultan dan saling menguatkan. Runtuhnya khilafah mengajarkan NU untuk tidak menggantungkan Islam pada simbol kekuasaan politik.

Pengalaman kolonial mengajarkan NU bahwa kekuatan umat terletak pada masyarakat, bukan negara. Dari sinilah lahir prinsip al-muhafazhah ‘ala al-qadim al-shalih wa al-akhdu bi al-jadid al-ashlah sebagai strategi peradaban: menjaga tradisi agar otoritas keilmuan tidak putus, dan menerima pembaruan agar Islam tetap hidup dalam dunia modern.

Kesadaran historis inilah yang mebuat NU mapu bertahan selama satu abad. NU tidak lahir dalam kondisi ideal, melainkan dalam krisis ganda. Karena itu, dinamika internal NU hari ini seharusnya tidak dibaca sebagai penyimpangan, melainkan sebagai kelanjutan dari watak dasarnya sebagai organisasi yang lahir dari perdebatan dan ijtihad kolektif. Yang berbahaya bukan perbedaan pandangan, melainkan hilangnya orientasi sejarah dan keberanian berpikir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Rekomendasi
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Berita Terkini
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved