Melawan Scam Lintas Negara Tanpa Stigma

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:28 WIB
loading...
A A A
Kerja sama internasional juga tidak boleh berhenti pada pemulangan korban. ASEAN telah mencatat Kamboja, Myanmar, dan Laos sebagai episentrum scam compounds regional. Tanpa operasi bersama dan pertukaran intelijen yang berkelanjutan, sindikat hanya akan berpindah lokasi. Kejahatan lintas negara hanya dapat dilemahkan melalui penegakan hukum lintas yurisdiksi yang terkoordinasi (Lazarus et al., 2026).

Di titik inilah komunikasi publik aparat memegang peran menentukan. Stigmatisasi korban justru membuat mereka enggan melapor. UNODC menegaskan bahwa framing negatif berkontribusi pada meningkatnya underreporting kasus perdagangan orang (Global Report on Trafficking in Persons, 2022).

Aparat perlu berbicara dengan empati, bukan prasangka. Kepercayaan publik adalah modal utama dalam menghadapi kejahatan yang bekerja secara tersembunyi.

Perlindungan pascakepulangan juga perlu dipandang sebagai bagian dari strategi keamanan jangka panjang. Ini sangat penting. ILO (2022) menunjukkan bahwa korban kerja paksa yang tidak memperoleh rehabilitasi memiliki risiko tinggi untuk direkrut kembali.

Sinergi Polri dengan kementerian terkait dan pemerintah daerah mestinya bisa memutus siklus eksploitasi ini secara berkelanjutan. Keberhasilan aparat keamanan akan mencerminkan kemampuan negara dalam melindungi warga sekaligus memberantas kejahatan terorganisir.

Pendekatan ini sejalan dengan konsep human-centered policing yang adaptif, kolaboratif, dan berimbang. Jadi, aparat bekerja tidak hanya untuk menegakkan hukum tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap negara.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Komisi XIII DPR Dorong...
Komisi XIII DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Koordinasi Penanganan TPPO
Modus TPPO Semakin Kompleks,...
Modus TPPO Semakin Kompleks, Pengawasan Internal Harus Diperkuat dan Transparan
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
9 WNI yang Diculik dan...
9 WNI yang Diculik dan Ditahan Israel Akhirnya Dibebaskan
Kemlu Ungkap 9 WNI Ditangkap...
Kemlu Ungkap 9 WNI Ditangkap Israel saat Misi ke Gaza, Ini Nama-namanya
Ketum DPP KNPI Minta...
Ketum DPP KNPI Minta Kapolri dan Propam Pantau Penanganan Kasus di Tanjungbalai
Kebiasaan Pamer Foto...
Kebiasaan Pamer Foto Anak di Medsos, Studi Sebut Ada Risiko Profiling
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 217 PMI dari Depot Imigrasi ke Tanah Air
Rekomendasi
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved