Beri Pelatihan dan Permodalan ke Emak-emak, Sandiaga: Bangun Kemandirian Ekonomi

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:48 WIB
loading...
Beri Pelatihan dan Permodalan...
Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gemawira, dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya memberikan pelatihan dan permodalan kepada ibu-ibu cara membuat Klappertaart dan Buko Pandan. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop Baking Klappertaart dan Buko Pandan.

Kegiatan yang diikuti 50 ibu rumah tangga itu berlangsung di Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ), Jalan Maleo Raya, Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Selasa, 13 Januari 2026.

Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, pemberdayaam perempuan menjadi fokus YIS sejak lama. Melalui program Perempuan Berdaya, YIS berharap para ibu rumah tangga mampu mandiri secara ekonomi lewat Gerakan kewirausahaan.

Baca juga: Dorong Kemandirian Ekonomi, Sandiaga Uno Gelar Pelatihan Bagi Ibu-ibu di Semarang

"Program ini merupakan hasil kolaborasi YIS dengan Bank Infaq MRBJ dan Gemawira. Bersama Gemawira, kami telah memberdayakan ribuan perempuan, termasuk di wilayah Bintaro," ungkap Sandiaga Uno pada Kamis (15/1/2026).

Sandi melihat kegiatan ini bertujuan agar emak-emak bisa memulai usaha melalui produk klappertaart dan buko pandan. Sandi menambahkan, program tersebut tidak berhenti pada pelatihan semata.

Peserta juga akan mendapatkan pendampingan lanjutan serta dukungan permodalan. "Supaya jadi modal awal emak-emak bisa berdaya dan bangun kemandirian," imbuhnya.

Ketua Gemawira Diantri Lapian mengatakan, pelatihan ini dirancang agar para peserta memiliki keterampilan sekaligus variasi produk yang dapat dijadikan pilihan dalam mengembangkan usaha rumahan.

Baca juga: Ajari Ibu-ibu Memasarkan Produk Makanan dengan AI di Depok, Sandiaga Uno: Buka Lapangan Kerja

"Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, ibu-ibu dapat langsung memulai usaha dari produk yang telah diajarkan sehingga memperoleh pendapatan dan kemandirian ekonomi," ujarnya.

Ketua Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya, Eva Syarief menuturkan kolaborasi ini bertujuan menciptakan lapangan usaha baru bagi ibu rumah tangga. Eva berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha masing-masing.

"Pelatihan ini kami harapkan dapat diikuti dengan baik sehingga benar-benar memberikan manfaat dan dampak ekonomi bagi para peserta," kata Eva.

Diketahui, dalam sesi kick-off program, peserta dibekali keterampilan membuat klappertaart dan buko pandan. Kedua menu tersebut dipilih karena menggunakan bahan yang relatif murah, mudah diperoleh, serta fleksibel untuk dimodifikasi sesuai kreativitas penjual.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan generative Artificial Intelligence (AI) untuk membuat konten promosi digital dan langsung ditantang membuka pre-order pada hari yang sama.

Hasilnya, para peserta berhasil memperoleh total 92 pesanan klappertaart dengan harga jual Rp20.000–Rp25.000 per porsi dan 82 pesanan buko pandan dengan harga Rp12.000–Rp15.000 per porsi.

Dari penjualan tersebut, total pendapatan yang diperoleh mencapai sekitar Rp3.093.500. Setelah pelatihan tatap muka, program dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama tiga minggu.

Pendampingan ini bertujuan memfasilitasi diskusi antara peserta dan pelatih, memberikan dukungan dalam menghadapi tantangan usaha, serta membantu peserta mengoptimalkan strategi pemasaran digital.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh, mengembangkan usaha secara berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Rekomendasi
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved