3 WNI Terjebak di Pulau Dajjal saat Militer Arab Saudi Bombardir Yaman
Kamis, 08 Januari 2026 - 19:12 WIB
loading...
A
A
A
Heni menjelaskan tiga WNI itu bisa masuk ke Pulau Socotra melalui jasa operator wisata Tour Socotra yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA). Untuk menangani kasus tersebut, Kemlu langsung berkoordinasi dengan KBRI di Muscat, Riyadh, hingga Abu Dhabi.
"Semua perwakilan (KBRI) sudah berkomunikasi dengan ketiga WNI tersebut dan memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan mereka. Jadi berdasarkan pemantauan terakhir, bahkan tadi pagi kami masih berkomunikasi, seluruh WNI berada dalam keadaan baik, sehat, dan aman," sambungnya.
Ia menambahkan bahwa situasi penerbangan di Yaman telah dibuka sejak 7 Januari 2026. Namun pada penerbangan pertama, ketiga WNI tersebut belum berhasil dievakuasi meninggalkan Yaman.
"Rencananya pada hari ini nanti jam 1 siang dan juga besok ada penerbangan berikutnya ke Jeddah, dan perwakilan kita di Muscat maupun Abu Dhabi tengah mendorong agar ketiga WNI tersebut bisa ikut dalam penerbangan tersebut," pungkasnya.
"Semua perwakilan (KBRI) sudah berkomunikasi dengan ketiga WNI tersebut dan memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan mereka. Jadi berdasarkan pemantauan terakhir, bahkan tadi pagi kami masih berkomunikasi, seluruh WNI berada dalam keadaan baik, sehat, dan aman," sambungnya.
Ia menambahkan bahwa situasi penerbangan di Yaman telah dibuka sejak 7 Januari 2026. Namun pada penerbangan pertama, ketiga WNI tersebut belum berhasil dievakuasi meninggalkan Yaman.
"Rencananya pada hari ini nanti jam 1 siang dan juga besok ada penerbangan berikutnya ke Jeddah, dan perwakilan kita di Muscat maupun Abu Dhabi tengah mendorong agar ketiga WNI tersebut bisa ikut dalam penerbangan tersebut," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :