Sinergi Tanpa Batas: Bukti Nyata Implementasi Arahan Presiden Prabowo di Garis Depan Pemberantasan Narkoba
Kamis, 08 Januari 2026 - 08:44 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk mengedepankan kolaborasi lintas sektoral serta meninggalkan ego sektoral mulai terimplementasi secara nyata dalam pelaksanaan kebijakan di berbagai lembaga negara. Salah satu institusi yang dinilai berhasil menerjemahkan arahan tersebut adalah Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) di bawah kepemimpinan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.
Akademisi Universitas Esa Unggul, Dr. Iswadi, M.Pd., menilai bahwa BNN RI menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sinergi dan kerja sama lintas instansi sebagai strategi utama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Menurutnya, pendekatan kolaboratif yang dijalankan BNN sejalan dengan visi besar pemerintahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya kerja bersama untuk menjawab persoalan nasional yang kompleks.
Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan secara konsisten menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dan menghindari ego sektoral. Saya melihat BNN RI di bawah kepemimpinan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sudah berada di jalur yang tepat dengan mengedepankan sinergi antarinstansi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, ujar Iswadi dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Rabu (07/01/2026).
Iswadi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI) menegaskan bahwa persoalan narkotika merupakan masalah multidimensional yang tidak dapat ditangani secara parsial. Kejahatan narkotika melibatkan jaringan luas, lintas wilayah, bahkan lintas negara, sehingga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa.
Pendekatan kolaboratif menjadi kunci utama. Upaya pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan satu lembaga. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, akademisi, media, serta partisipasi aktif masyarakat, jelasnya.
Akademisi Universitas Esa Unggul, Dr. Iswadi, M.Pd., menilai bahwa BNN RI menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sinergi dan kerja sama lintas instansi sebagai strategi utama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Menurutnya, pendekatan kolaboratif yang dijalankan BNN sejalan dengan visi besar pemerintahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya kerja bersama untuk menjawab persoalan nasional yang kompleks.
Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan secara konsisten menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dan menghindari ego sektoral. Saya melihat BNN RI di bawah kepemimpinan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sudah berada di jalur yang tepat dengan mengedepankan sinergi antarinstansi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, ujar Iswadi dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Rabu (07/01/2026).
Iswadi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI) menegaskan bahwa persoalan narkotika merupakan masalah multidimensional yang tidak dapat ditangani secara parsial. Kejahatan narkotika melibatkan jaringan luas, lintas wilayah, bahkan lintas negara, sehingga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa.
Pendekatan kolaboratif menjadi kunci utama. Upaya pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan satu lembaga. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, akademisi, media, serta partisipasi aktif masyarakat, jelasnya.
Lihat Juga :