Sepanjang 2025, Lebih dari 12.000 Orang Terima Manfaat Program CSR PT IIM
Selasa, 06 Januari 2026 - 13:15 WIB
loading...
Sepanjang 2025, lebih dari 12.000 penerima manfaat Program CSR PT PT IIM. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sepanjang 2025, lebih dari 12.000 penerima manfaat Program Corporate Social Responsibility ( CSR ) PT Insight Investments Management (PT IIM). Mereka tersebar di 29 provinsi di Indonesia.
Bantuan tersebut mencakup berbagai tema strategis di antaranya sosial kemanusiaan dan keagamaan serta kebencanaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan kesehatan, serta pendidikan dan kebudayaan.
Direktur PT IIM, Ria M Warganda menyampaikan capaian tersebut mencerminkan upaya perusahaan untuk mengintegrasikan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial yang relevan dan terukur.
Baca juga: Pemkab Bekasi Apresiasi CSR Urban Farming Lippo Cikarang
“Kami memandang CSR sebagai bagian dari tanggung jawab pengelolaan investasi yang perlu dijalankan secara berkelanjutan. Capaian sepanjang 2025, termasuk menjangkau lebih dari 12.000 penerima manfaat dengan cakupan 29 provinsi di Indonesia, mencerminkan upaya perusahaan untuk terus mengintegrasikan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial yang relevan, terukur, dan inklusif,” ujar Ria, Selasa (6/1/2026).
Bantuan tersebut mencakup berbagai tema strategis di antaranya sosial kemanusiaan dan keagamaan serta kebencanaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan kesehatan, serta pendidikan dan kebudayaan.
Direktur PT IIM, Ria M Warganda menyampaikan capaian tersebut mencerminkan upaya perusahaan untuk mengintegrasikan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial yang relevan dan terukur.
Baca juga: Pemkab Bekasi Apresiasi CSR Urban Farming Lippo Cikarang
“Kami memandang CSR sebagai bagian dari tanggung jawab pengelolaan investasi yang perlu dijalankan secara berkelanjutan. Capaian sepanjang 2025, termasuk menjangkau lebih dari 12.000 penerima manfaat dengan cakupan 29 provinsi di Indonesia, mencerminkan upaya perusahaan untuk terus mengintegrasikan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial yang relevan, terukur, dan inklusif,” ujar Ria, Selasa (6/1/2026).
Lihat Juga :