Prabowo Sindir Banyak Pakar Asal Bicara di Podcast
Selasa, 06 Januari 2026 - 00:22 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menyinggung banyak pakar yang berbicara tanpa dasar di berbagai podcast. Foto/Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyinggung banyak pakar yang berbicara tanpa dasar di berbagai podcast . Menurutnya, para pakar tersebut sering asal bicara.
"Saudara-saudara, ada yang ini zaman teknologi ya, jadi sekarang teknologi itu ada media sosial, iya kan? Media sosial ini baik, tapi ada juga kadang-kadang bahayanya. Dengan banyak podcast-podcast, banyak pakar itu bicara asal bicara," ucap Prabowo saat menyampaikan pesan dalam Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026) malam.
Prabowo menambahkan, "Jadi saya lihat ada pakar-pakar yang selalu mengerti pikirannya Prabowo Subianto. Jadi kadang-kadang kalau saya mau cek kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo Subianto, saya cari podcast. Kira-kira apa ya yang sedang dipikirkan oleh Prabowo? Ngarang itu."
Baca Juga: Indonesia Jadi Negara Paling Bahagia, Prabowo: Ini Mengharukan bagi Saya
Prabowo menambahkan, ada pakar yang menyebut dirinya sedang berkonflik. "Prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu. Senangnya ramai, gaduh, padahal nggak ada saudara-saudara," kata Prabowo.
Di bagian lain, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyinggung adanya kelompok-kelompok yang nyinyir. Ia menegaskan, pemerintahannya bekerja dengan bukti, bukan sekadar janji. "Kita memiliki masa depan yang bagus walaupun ada kelompok nyinyir, iya kan? Nggak apa-apa, nggak apa-apa. Kita akan bekerja dengan bukti, bukan dengan janji saja," ucap Prabowo.
Prabowo pun mencontohkan, dalam setiap kampanyenya, ia menegaskan Indonesia harus bisa swasembada pangan. Ketika menjadi presiden, ia pun meminta kepada para menterinya untuk fokus dalam mengejar target swasembada pangan.
"Saya tidak berubah, waktu saya kampanye terakhir swasembada pangan yang pertama. Dan begitu saya jadi presiden, itu fokus saya. Dan saya beri, saya beri target kepada tim saya, kita harus swasembada beras empat tahun. Itu target saya, empat tahun," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, mantan Menteri Pertahanan itu menegaskan bahwa di tahun 2025, Indonesia tidak mengimpor beras. "Saudara-saudara, di Perayaan Natal ini saya dengan bangga hari ini saya bisa menyampaikan begitu lewat 31 Desember 2025, bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras. Tahun 2025 kita tidak impor beras sama sekali," kata Prabowo.
Menurutnya, target empat tahun kita bisa capai dalam waktu satu tahun. "Dan kita bantu tidak hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia. Kenapa? Dengan kita tidak impor beras, harga beras dunia turun, turun ratusan dolar turunnya. Jadi banyak negara berterima kasih sama kita."
"Saudara-saudara, ada yang ini zaman teknologi ya, jadi sekarang teknologi itu ada media sosial, iya kan? Media sosial ini baik, tapi ada juga kadang-kadang bahayanya. Dengan banyak podcast-podcast, banyak pakar itu bicara asal bicara," ucap Prabowo saat menyampaikan pesan dalam Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026) malam.
Prabowo menambahkan, "Jadi saya lihat ada pakar-pakar yang selalu mengerti pikirannya Prabowo Subianto. Jadi kadang-kadang kalau saya mau cek kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo Subianto, saya cari podcast. Kira-kira apa ya yang sedang dipikirkan oleh Prabowo? Ngarang itu."
Baca Juga: Indonesia Jadi Negara Paling Bahagia, Prabowo: Ini Mengharukan bagi Saya
Prabowo menambahkan, ada pakar yang menyebut dirinya sedang berkonflik. "Prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu. Senangnya ramai, gaduh, padahal nggak ada saudara-saudara," kata Prabowo.
Di bagian lain, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyinggung adanya kelompok-kelompok yang nyinyir. Ia menegaskan, pemerintahannya bekerja dengan bukti, bukan sekadar janji. "Kita memiliki masa depan yang bagus walaupun ada kelompok nyinyir, iya kan? Nggak apa-apa, nggak apa-apa. Kita akan bekerja dengan bukti, bukan dengan janji saja," ucap Prabowo.
Prabowo pun mencontohkan, dalam setiap kampanyenya, ia menegaskan Indonesia harus bisa swasembada pangan. Ketika menjadi presiden, ia pun meminta kepada para menterinya untuk fokus dalam mengejar target swasembada pangan.
"Saya tidak berubah, waktu saya kampanye terakhir swasembada pangan yang pertama. Dan begitu saya jadi presiden, itu fokus saya. Dan saya beri, saya beri target kepada tim saya, kita harus swasembada beras empat tahun. Itu target saya, empat tahun," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, mantan Menteri Pertahanan itu menegaskan bahwa di tahun 2025, Indonesia tidak mengimpor beras. "Saudara-saudara, di Perayaan Natal ini saya dengan bangga hari ini saya bisa menyampaikan begitu lewat 31 Desember 2025, bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras. Tahun 2025 kita tidak impor beras sama sekali," kata Prabowo.
Menurutnya, target empat tahun kita bisa capai dalam waktu satu tahun. "Dan kita bantu tidak hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia. Kenapa? Dengan kita tidak impor beras, harga beras dunia turun, turun ratusan dolar turunnya. Jadi banyak negara berterima kasih sama kita."
(zik)
Lihat Juga :