Mendagri Tito Dinilai Berhasil Memastikan Efisiensi Anggaran Tak Hentikan Pembangunan Daerah

Selasa, 30 Desember 2025 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Hadi menilai, kinerja Purbaya dalam bidang penerimaan negara masih jauh memuaskan, lantaran kinerja pajak mengalami kontradiksi yang cukup dalam. Realisasi pajak yang turun berdampak pada ketergantungan utang.

"Selain itu, kebijakan agresif Purbaya juga berisiko terhadap nilai tukar: tercatat rupiah mengalami depresiasi yang cukup signifikan terhadap Euro (14,42%) dan dolar Singapura (8,17%) sepanjang 2025," kata Hadi.

Di sektor pangan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dinilai tampil agresif dalam mewujudkan swasembada beras dan jagung. Target yang semula dirancang dalam empat tahun dipercepat menjadi satu tahun, dengan capaian stok beras nasional stabil di atas 4 juta ton, tertinggi dalam 57 tahun terakhir.

Amran juga menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram sebagai upaya melindungi petani, sekaligus mendorong modernisasi pertanian melalui pembangunan 30 titik pabrik pakan bagi peternak kecil dengan total anggaran Rp20 triliun. Namun, kebijakan penyerapan gabah tanpa seleksi mutu yang ketat memunculkan kekhawatiran terkait kualitas stok beras pemerintah.

Pada perkembangannya, kebijakan tersebut memicu dinamika komunikasi publik yang berujung pada langkah hukum berupa gugatan perdata senilai Rp200 miliar terhadap media Tempo, terkait laporan berjudul “Poles-Poles Beras Busuk”.

"Hal ini menjadi catatan negatif Amran dari sisi komunikasi publik dan kebebasan pers. Sikap anti-kritik ini dapat menjadi preseden buruk bagi iklim demokrasi di Kabinet Merah Putih," kata Hadi.

Di tengah kebijakan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD), Mendagri Tito Karnavian dinilai memegang peran kunci dalam memastikan efisiensi anggaran tidak menghentikan roda pembangunan di daerah.

Selain itu, Tito juga mengemban tanggung jawab menjaga stabilitas inflasi daerah yang semakin menantang seiring kebijakan efisiensi TKD. Untuk itu, Tito secara rutin memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi guna memantau perkembangan harga dan menjaga daya beli masyarakat agar perekonomian daerah tetap tumbuh secara berkelanjutan.

“Melalui mekanisme tersebut, Mendagri dapat memantau pergerakan harga komoditas pangan di berbagai daerah serta memberikan evaluasi kepada pemerintah daerah yang tingkat inflasinya berada di atas rata-rata nasional. Hingga Oktober 2025, inflasi tahunan tercatat sebesar 2,86% dan dinilai berada pada level yang aman bagi produsen dan konsumen,” ujar Hadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Efisiensi Anggaran,...
Efisiensi Anggaran, BGN Hentikan Sementara MBG saat Libur Sekolah 22 Juni-13 Juli 2026
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Rekomendasi
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Kapal Selam Nuklir Australia...
Kapal Selam Nuklir Australia dinilai Tak Akan Berguna
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved