Silaturahmi Syuriyah-Tanfidziyah PBNU, Gus Yahya: Semua Kembali seperti Semula
Minggu, 28 Desember 2025 - 21:40 WIB
loading...
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan isi pertemuan antara jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/12/2025). Foto: Ist
A
A
A
SURABAYA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan isi pertemuan antara jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/12/2025).
Dikutip dari laman resmi NU, pertemuan itu diisi dengan pembacaan shalawat bersama sebagai upaya memperkuat ikatan batin dan kebersamaan di internal organisasi.
Baca juga: Gus Yahya Ajak Rais Aam PBNU Gelar Muktamar Bersama
“Semua hal yang menjadi persoalan kita anggap sudah lewat, sudah tidak ada, dan kita kembali lagi kepada kebersamaan. Pokoknya semua kembali bersama seperti semula,” ujar Gus Yahya.
Kebersamaan tersebut merupakan kelanjutan dari komitmen yang telah disepakati sebelumnya. “Dulu kita berangkat bersama-sama, kita akan terus berjalan bersama-sama sampai akhir sebagaimana kesepakatan dan mandat dari pertemuan Lirboyo pada Kamis lalu,” katanya.
Ketua PBNU Rumadi Ahmad mengungkapkan bahwa suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kegembiraan. Seluruh peserta menunjukkan ekspresi kebersamaan yang kuat.
“Suasananya alhamdulillah ini tadi semuanya tertawa gembira bersama, mulai ledek-ledekkan, peluk-pelukkan. Jadi, hari ini hari yang sangat bersejarah, yang sangat menggembirakan bagi semuanya,” katanya.
Pertemuan tersebut tidak dimaknai sebagai kemenangan atau kekalahan pihak tertentu. “Tidak ada yang kalah, tidak ada yang menang. Jadi, semuanya adalah Nahdlatul Ulama kembali bersatu, PBNU kembali bersatu,” ujarnya.
Menurut Rumadi, pertemuan itu sebagai simbol keberhasilan PBNU dalam melewati ujian organisasi secara bersama-sama. “Jadi, pertemuan di kediaman Rais Aam (KH Miftachul Akhyar) tidak ada pernyataan apa pun kecuali kita muludan, doa bersama, terus makan-makan. Hanya itu saja,” ucapnya.
Diketahui, silaturahmi diinisiasi Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Hal itu sebagaimana tercantum dalam surat undangan silaturahmi bernomor 4962/PB.01/A.I.01.08/99/12/2025 yang ditandatangani Rais Syuriyah KH Muhibbul Aman Aly, Katib Ahmad Nadhif, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, serta Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H Faisal Saimima.
Dikutip dari laman resmi NU, pertemuan itu diisi dengan pembacaan shalawat bersama sebagai upaya memperkuat ikatan batin dan kebersamaan di internal organisasi.
Baca juga: Gus Yahya Ajak Rais Aam PBNU Gelar Muktamar Bersama
“Semua hal yang menjadi persoalan kita anggap sudah lewat, sudah tidak ada, dan kita kembali lagi kepada kebersamaan. Pokoknya semua kembali bersama seperti semula,” ujar Gus Yahya.
Kebersamaan tersebut merupakan kelanjutan dari komitmen yang telah disepakati sebelumnya. “Dulu kita berangkat bersama-sama, kita akan terus berjalan bersama-sama sampai akhir sebagaimana kesepakatan dan mandat dari pertemuan Lirboyo pada Kamis lalu,” katanya.
Ketua PBNU Rumadi Ahmad mengungkapkan bahwa suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kegembiraan. Seluruh peserta menunjukkan ekspresi kebersamaan yang kuat.
“Suasananya alhamdulillah ini tadi semuanya tertawa gembira bersama, mulai ledek-ledekkan, peluk-pelukkan. Jadi, hari ini hari yang sangat bersejarah, yang sangat menggembirakan bagi semuanya,” katanya.
Pertemuan tersebut tidak dimaknai sebagai kemenangan atau kekalahan pihak tertentu. “Tidak ada yang kalah, tidak ada yang menang. Jadi, semuanya adalah Nahdlatul Ulama kembali bersatu, PBNU kembali bersatu,” ujarnya.
Menurut Rumadi, pertemuan itu sebagai simbol keberhasilan PBNU dalam melewati ujian organisasi secara bersama-sama. “Jadi, pertemuan di kediaman Rais Aam (KH Miftachul Akhyar) tidak ada pernyataan apa pun kecuali kita muludan, doa bersama, terus makan-makan. Hanya itu saja,” ucapnya.
Diketahui, silaturahmi diinisiasi Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Hal itu sebagaimana tercantum dalam surat undangan silaturahmi bernomor 4962/PB.01/A.I.01.08/99/12/2025 yang ditandatangani Rais Syuriyah KH Muhibbul Aman Aly, Katib Ahmad Nadhif, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, serta Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H Faisal Saimima.
(jon)
Lihat Juga :