Rentetan Bencana Ekologis Jadi Alarm Hentikan Ketergantungan Industri Ekstraktif
Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:32 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga mendorong agar pemerintah mengalihkan sebagian pendapatan dari pungutan ekspor batu bara dan CPO untuk dana darurat iklim daerah. Melalui Danantara, investasi tersebut harus dipastikan benar-benar dialokasikan untuk mitigasi risiko di wilayah yang menjadi hotspot bencana ekologis.
Dalam jangka pendek, Transisi Bersih mendesak pembentukan dana pemulihan ekologis yang bersumber dari pajak tambahan industri ekstraktif. Dana tersebut dinilai penting untuk memperkuat resiliensi masyarakat yang berada di garis depan krisis iklim.
Sementara itu, peneliti senior Transisi Bersih, Sisdjiatmo K. Widhaningrat, mengingatkan tantangan tambahan berupa pertumbuhan penduduk Indonesia yang kini mencapai sekitar 287 juta jiwa dan bertambah sekitar 1 persen per tahun.
"Pertambahan penduduk akan memengaruhi efektivitas pelestarian hutan dan efisiensi sektor pertambangan. Upaya penggunaan energi bersih memang tidak mudah, tetapi tetap harus dilakukan demi kehidupan yang lebih setara dan berkeadilan," ujarnya.
Dalam jangka pendek, Transisi Bersih mendesak pembentukan dana pemulihan ekologis yang bersumber dari pajak tambahan industri ekstraktif. Dana tersebut dinilai penting untuk memperkuat resiliensi masyarakat yang berada di garis depan krisis iklim.
Sementara itu, peneliti senior Transisi Bersih, Sisdjiatmo K. Widhaningrat, mengingatkan tantangan tambahan berupa pertumbuhan penduduk Indonesia yang kini mencapai sekitar 287 juta jiwa dan bertambah sekitar 1 persen per tahun.
"Pertambahan penduduk akan memengaruhi efektivitas pelestarian hutan dan efisiensi sektor pertambangan. Upaya penggunaan energi bersih memang tidak mudah, tetapi tetap harus dilakukan demi kehidupan yang lebih setara dan berkeadilan," ujarnya.
(abd)
Lihat Juga :