Organisasi, Ego, dan Pencarian Kebersamaan

Jum'at, 26 Desember 2025 - 16:24 WIB
loading...
Organisasi, Ego, dan...
Dosen Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta Muhammad Irfanudin Kurniawan. Foto/Istimewa.
A A A
Muhammad Irfanudin Kurniawan, Dosen Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta

Pagi itu, seorang kiai sepuh duduk di teras pesantrennya, memandang jauh. Di tangannya terbuka kitab Al-Hikam. Matanya membaca kalimat yang telah dihafalnya puluhan tahun: “Alaa kullun yasiru limaa khuliqa lahu”—bukankah setiap sesuatu dimudahkan untuk tujuan penciptaannya? Namun hatinya gelisah. Organisasi yang ia cintai, yang dibesarkannya dengan doa dan keringat, kini terbelah.

Ini bukan kisah fiksi. Ini gambaran dari konflik yang tengah terjadi di PBNU—organisasi Islam terbesar di Indonesia, bahkan dunia. Di balik tarik-menarik kepemimpinan, isu aliran dana, dan dinamika kekuasaan, tersimpan pertanyaan yang lebih mendasar: mengapa kita, yang mengajarkan tasawuf tentang melepas ego, justru terjebak dalam perebutan ego kolektif?

Manusia dan Organisasi


Psikolog organisasi Edgar Schein menjelaskan bahwa setiap organisasi memiliki tiga lapisan budaya: artefak yang tampak, nilai-nilai yang dideklarasikan, dan asumsi dasar yang sering kali tidak disadari. PBNU mungkin mendeklarasikan nilai akhlakul karimah, tetapi asumsi bawah sadar tentang kekuasaan, pengaruh, dan legitimasi bisa saja bergerak ke arah yang berlawanan.

Inilah yang oleh Chris Argyris disebut sebagai perbedaan antara espoused theory dan theory-in-use. Kita berbicara tentang ikhlas, tawakal, dan ridha, tetapi dalam praktik sehari-hari yang bekerja justru logika bertahan hidup, pertarungan pengaruh, dan perlindungan kepentingan.

Dan ini, pada batas tertentu, adalah sesuatu yang manusiawi.

Seorang pengurus organisasi besar pernah bercerita, “Saat pertama kali mendapat jabatan, yang saya rasakan bukan beban amanah, tetapi sensasi dipandang. Orang-orang tiba-tiba menghormati, mengalah di rapat, menelepon meminta tolong. Itu memabukkan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Rekomendasi
SMA 1 Gresik Raih Adiwiyata,...
SMA 1 Gresik Raih Adiwiyata, Menteri Jumhur: Jatim Ranking 1 Jaga Lingkungan
Kilas Balik: Duel Spanyol...
Kilas Balik: Duel Spanyol vs Argentina Batal akibat Konflik Timur Tengah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 25: Kampung Sindang Barang Dilanda Krisis Air
Berita Terkini
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Kemendes-Asosiasi Desa...
Kemendes-Asosiasi Desa Gelar Seminar, Mendes Yandri: KDKMP Tak Akan Mematikan UMKM
Hadiri Sidang Dokter...
Hadiri Sidang Dokter Tifa, Roy Suryo: Kita Tetap Bersama Tak Ada Perpecahan
Imparsial Desak Prabowo...
Imparsial Desak Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Sambut Baik Kebijakan...
Sambut Baik Kebijakan BKN, Amos Simanjuntak: Kenaikan Pangkat ASN Berbasis Merit Perkuat Reformasi Birokrasi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved