Jarnas Pemuda Hijau Tekankan Pentingnya Pelestarian Lingkungan

Senin, 22 Desember 2025 - 10:19 WIB
loading...
Jarnas Pemuda Hijau...
Jaringan Nasional (Jarnas) Pemuda Hijau menggelar Seminar Nasional Pemuda Hijau di GOR Kampus B Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Sabtu (20/12/2025). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Jaringan Nasional (Jarnas) Pemuda Hijau menggelar Seminar Nasional Pemuda Hijau di GOR Kampus B Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Sabtu (20/12/2025). Seminar ini dilaksanakan sebagai ruang refleksi dan konsolidasi peran strategis pemuda dalam menjawab tantangan pelestarian lingkungan hidup dan kependudukan berkelanjutan menuju penguatan ketahanan keluarga Indonesia 2045.

Seminar nasional ini mengusung tema “Refleksi Pemuda untuk Pelestarian Lingkungan dan Kependudukan Berkelanjutan Menuju Ketahanan Keluarga 2045” dan dihadiri oleh akademisi, pemangku kebijakan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta komunitas lingkungan dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof Komarudin yang sekaligus bertindak sebagai keynote speaker menandai dukungan institusional perguruan tinggi terhadap penguatan peran pemuda dalam isu lingkungan hidup dan kependudukan berkelanjutan.

Dalam sambutannya Prof Komarudin menyebut tema seminar nasional ini sangat relevan dengan arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJPN 2025-2045 dan SDGs yang menempatkan isu lingkungan hidup, kependudukan, dan ketahanan keluarga sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Dia menjelaskan berbagai tantangan global, seperti perubahan iklim, degradasi lingkungan, pertumbuhan penduduk, ketimpangan sosial, serta dinamika keluarga Indonesia, menuntut perhatian serius dari dunia pendidikan dan generasi muda.

Baca juga: Ijon Pajak di Ujung 2025: Solusi Cepat atau Ilusi Berisiko untuk APBN?



Dia menuturkan, perubahan iklim yang memicu cuaca ekstrem, banjir, tanah longsor, dan degradasi sumber daya alam bukan lagi sekadar isu akademik semata, melainkan realitas sosial yang berdampak langsung pada kehidupan keluarga, terutama kelompok rentan. “Indonesia, sebagai negara kepulauan yang kaya akan keanekaragaman hayati, berada pada titik krusial dalam menjaga keberlanjutan lingkungan demi kehidupan masyarakat dan keluarga," ujarnya dalam siaran pers, Minggu (21/12/2025).

Ia menyebut kerusakan ekologi akan berdampak sistemik terhadap kualitas hidup keluarga, mulai dari meningkatnya risiko kesehatan, menurunnya produktivitas ekonomi, hingga terganggunya proses pendidikan anak-anak. "Pemuda tidak hanya memiliki jumlah yang besar, tetapi juga energi, kreativitas, dan kepekaan sosial yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan ekologis masa depan," tegasnya.

Ia menegaskan Universitas Negeri Jakarta memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan lingkungan hidup, riset kependudukan, dan pemberdayaan masyarakat. Seminar Nasional Pemuda Hijau ini, kata dia, menjadi ruang strategis untuk membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi pemuda, dan masyarakat sipil. "Untuk itu, UNJ mendorong langkah konkret melalui pelaksanaan program percontohan atau piloting pendampingan desa sebagai Desa Lestari," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Hidupkan Semangat Kongres...
Hidupkan Semangat Kongres Pemuda 1926, IKPPI Gelar Gema Pemuda 2026
Semangat Hari Kebangkitan...
Semangat Hari Kebangkitan Nasional, Pemuda Jakarta Bersatu Kawal Program Strategis Pemerintah
LPI Ajak Pemuda Kawal...
LPI Ajak Pemuda Kawal Pasal 33 dan Program Ekonomi Prabowo
Haerul Saleh Wafat,...
Haerul Saleh Wafat, KNPI: Kami Kehilangan Sosok Berintegritas dan Inspiratif bagi Pemuda
Jabat Ketum DPP Pemuda...
Jabat Ketum DPP Pemuda Lira, Sultoni: Dukung Kebijakan Prorakyat, tapi Tetap Kritis
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
Menuju Penghentian Total...
Menuju Penghentian Total Open Dumping, Wamen LH Dorong Pemilahan Sampah dari Hulu
Rekomendasi
Bantah Nikmati Uang...
Bantah Nikmati Uang Jemaah Hanania, Keanu AGL Serahkan Rekening Koran ke Polisi
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
Salah Satunya Hipertensi,...
Salah Satunya Hipertensi, Berikut 6 Manfaat Kacang Hijau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved