Ajak Insan Pers Sebarkan Energi Positif, Seskab Teddy Ungkap Fakta Penanganan Bencana Sumatera Sejak Hari Pertama
Minggu, 21 Desember 2025 - 06:04 WIB
loading...
A
A
A
Mobilisasi besar-besaran dilakukan dengan melibatkan lebih dari 50 ribu personel gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, serta para relawan. Teddy menepis anggapan bahwa pemerintah lambat merespons.
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bahkan turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Dikatakan, Presiden Prabowo tercatat telah tiga kali mengunjungi Aceh dan menyambangi enam kabupaten, dua kali ke Sumatera Utara, serta dua kali ke Sumatera Barat.
Sementara Wakil Presiden Gibran sudah dua kali meninjau lokasi terdampak. Meski di tengah proses muncul kritik dan masukan dari berbagai pihak, Teddy menyebut pemerintah langsung menindaklanjuti, salah satunya dengan membangun jembatan darurat yang berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu.
Presiden juga memimpin rapat koordinasi di Banda Aceh dengan menghadirkan hampir 15 menteri dan jajaran terkait, sekaligus meninjau daerah-daerah yang sebelumnya terisolasi, seperti Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.
Terkait polemik penetapan status bencana nasional, Teddy menegaskan bahwa sejak awal penanganan sudah dilakukan dengan pendekatan nasional, meski status tersebut belum ditetapkan secara formal. Ia juga membantah anggapan bahwa anggaran pusat tidak bisa digunakan tanpa status bencana nasional.
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bahkan turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Dikatakan, Presiden Prabowo tercatat telah tiga kali mengunjungi Aceh dan menyambangi enam kabupaten, dua kali ke Sumatera Utara, serta dua kali ke Sumatera Barat.
Sementara Wakil Presiden Gibran sudah dua kali meninjau lokasi terdampak. Meski di tengah proses muncul kritik dan masukan dari berbagai pihak, Teddy menyebut pemerintah langsung menindaklanjuti, salah satunya dengan membangun jembatan darurat yang berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu.
Presiden juga memimpin rapat koordinasi di Banda Aceh dengan menghadirkan hampir 15 menteri dan jajaran terkait, sekaligus meninjau daerah-daerah yang sebelumnya terisolasi, seperti Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.
Terkait polemik penetapan status bencana nasional, Teddy menegaskan bahwa sejak awal penanganan sudah dilakukan dengan pendekatan nasional, meski status tersebut belum ditetapkan secara formal. Ia juga membantah anggapan bahwa anggaran pusat tidak bisa digunakan tanpa status bencana nasional.
Lihat Juga :