Ijon Pajak di Ujung 2025: Solusi Cepat atau Ilusi Berisiko untuk APBN?

Minggu, 21 Desember 2025 - 05:48 WIB
loading...
A A A

Bagaimana Kejar Penerimaan Tanpa Merusak Fondasi?


Pertama, mari pisahkan target “menjaga defisit” dari target “menata sistem.” Menjaga defisit di bawah 3% memang mandat UU yang sangat penting—bahkan pemerintah menegaskan komitmen itu. Tetapi cara mencapainya harus kompatibel dengan kredibilitas jangka panjang. Jangan sampai mengorbankan kualitas data dan disiplin fiskal demi kosmetik angka belaka.

Kedua, DJP sebaiknya fokus pada lawful acceleration bukan artificial front-loading. Artinya maksimalkan strategi yang DJP sendiri sebut—pengawasan pembayaran masa dan kepatuhan material, ekstensifikasi, serta optimalisasi sistem—sebagai “mesin” perbaikan penerimaan, bukan meminta setoran pajak yang belum terutang. Ini termasuk misalnya mempercepat penanganan ketidakpatuhan berbasis risiko, memperbaiki stabilitas sistem administrasi, dan mengurangi friksi yang membuat kepatuhan turun.

Ketiga, tata kelola kas negara dengan instrumen kas, bukan trik pajak. Jika tekanan penerimaan membuat defisit berpotensi mendekati batas, jawabannya bisa berupa manajemen pembiayaan dan kas yang lebih transparan (misalnya upaya penyesuaian penerbitan surat utang jangka pendek/penempatan kas), bukan memajukan pajak yang berpotensi mengganggu tahun depan.

Catatan penting di sini adalah pemerintah disebut butuh penerimaan pajak minimal sekitar Rp2.005 triliun agar aman dari batas defisit 3%, yang menunjukkan sensitivitas angka di ujung 2025.

Keempat, hindari “menghemat belanja” secara membabi buta di akhir tahun. Beberapa analisis menilai perlambatan belanja dapat menekan perputaran ekonomi dan basis pemajakan. Jadi kebijakan belanja perlu disisir dengan pisau bedah seperti pangkas yang rendah multiplier/boros, tetapi tetap jaga belanja yang menopang aktivitas riil dan penerimaan (misalnya belanja yang memperlancar logistik, layanan publik produktif, dan program dengan dampak konsumsi yang terukur).

Kesimpulannya, isu ijon pajak bukan sekadar soal “boleh atau tidak” belaka, melainkan soal kualitas tata kelola fiskal. Menkeu Purbaya yang serius membangun tax ratio lewat pertumbuhan ekonomi, administrasi dan governance yang kuat, kebijakan yang konsisten, dan disiplin komunikasi publik. Media terkadang memang suka informasi hiperbolik; namun APBN yang disiplin dan sehat tidak.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Rekomendasi
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Berita Terkini
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
MBG Dihentikan saat...
MBG Dihentikan saat Libur Sekolah, BGN Sebut Hemat Anggaran Rp3 Triliun
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved